Topi Cerdas DeWave, Inovasi Terbaru UTS Bisa Baca Pikiran Pakai AI
Informasi yang dirangkum TribunGorontalo.com, Sabtu (16/12/2023), topi ini dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI) dan menggunakan teknologi elektroe
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
"Pemikiran awal kami menunjukkan dua penyebab potensial untuk ini," tulis para peneliti.
Pertama, ketika otak memproses kata-kata ini, kata-kata yang semantisnya mirip mungkin menghasilkan pola gelombang otak yang mirip.
Kedua, volume pasangan EEG-ke-teks yang tersedia untuk pelatihan jauh lebih kecil daripada untuk terjemahan bahasa tradisional.
Karena itu, beberapa tingkat kesalahan dalam menerjemahkan kata benda atau kalimat yang belum pernah dilihat bisa diharapkan.
Meskipun DeWave idealnya diharapkan memiliki skor akurasi 90 persen atau lebih, namun penggunaan teknologi "membaca pikiran" hanya dengan EEG sudah dianggap sebagai langkah maju.
Apalagi jika harus dibandingkan metode serupa seperti pelacakan mata atau Neuralink milik Elon Musk.
Terutama topi ini bisa sangat berguna untuk para penyintas stroke atau pasien dengan lateral amiotrofi sklerosis (ALS).
Para ALS tidak harus belajar menggunakan antarmuka pelacakan mata, DeWave memberikan kemudahan karena tidak memerlukan pelatihan khusus.
Cukup membaca atau berpikir, dan DeWave akan melakukan sisanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Topi-Cerdas-DeWave.jpg)