Senin, 27 April 2026

Camat Rantepao Mundur Karena Dihina Bupati Toraja Utara

Alasannya, ia merasa dipermalukan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, saat apel gabungan di Lapangan Bakti, Rantepao, Senin (14/12/2023).

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Camat Rantepao Mundur Karena Dihina Bupati Toraja Utara
TribunGorontalo.com
Jeniaty Rike Ekawaty Camat Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Surat pengunduran diri Camat Rantepao, Jeniaty Rike Ekawaty, menjadi sorotan publik.

Alasannya, ia merasa dipermalukan oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, saat apel gabungan di Lapangan Bakti, Rantepao, Senin (14/12/2023).

Menurut salah satu kepala seksi di jajaran Pemkab Toraja Utara, JG, Camat Rantepao mendatangi bupati di atas panggung untuk menjelaskan progres penjualan payung untuk dana Natal Pemkab Toraja Utara.

Namun, Bupati Toraja Utara, Ombas, justru marah-marah dan mengusir Camat Rantepao. Ombas juga sempat berkata kasar ke Camat Rantepao.

Camat Rantepao yang merasa dipermalukan di depan umum pun memutuskan untuk mengundurkan diri.

Pengunduran diri Camat Rantepao ini menjadi sorotan publik. Sekda Toraja Utara, Salvius Passang, mengatakan bahwa persoalan tersebut mungkin karena terjadi miskomunikasi.

Ia berharap ada jalan tengah yang bisa diselesaikan antara Bupati Toraja Utara dan Camat Rantepao.

Sebagai informasi, Jeniaty dilantik sebagai Camat Rantepao pada 15 November 2022 oleh Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang.

Jeniaty Rike Ekawaty ST MM merupakan alumni SMA 1 Nabire, Papua.

Ibunya bernama Alfrida Rassi, seorang pensiunan guru. Sedangkan ayahnya bernama (alm) Phiter Tangke Rombe, mantan Sekda Kabupaten Paniai, Papua.

Ia merupakan anak pertama dari 3 bersaudara. 

Bunyi Surat Pengunduran Diri

Berikut bunyi penggalan isi surat pengunduran di Jeniaty Rike Ekawaty:

“Dengan ini menyatakan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Camat Rantepao.

Adapun alasan pengunduran diri saya dikarenakan prinsip hidup serta saya sudah tidak merasa nyaman dengan kondisi kerja saya saat ini, yang dimana saya sudah berusaha untuk totalitas dalam bekerja selama ini.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan kesadaran penuh tanpa adanya paksaan dari pihak manapun." (*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved