Barcelona
Frenkie De Jong Kena Semprot Direktur Barcelona, Dituduh Pura-pura Sakit
Direktur Olahraga Barcelona, Deco bersitegang dengan Frenkie De Jong. Deco menuduh De Jong pura-pura sakit padahal dirinya sangat dibutuhkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Frenkie-De-Jong-dituduh-pura-pura-sakit-hanya-karena-tidak-ingin-bermain.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Direktur Olahraga Barcelona, Deco bersitegang dengan Frenkie De Jong.
Deco menuduh De Jong pura-pura sakit padahal dirinya sangat dibutuhkan.
Kemarahan itu memuncak ketika memasuki pesawat menuju Antwerp, De Jong mengaku tak fit bermain.
Mengetahui gelandangnya tak siap diturunkan, Deco lantas menelepon De Jong dengan nada marah-marah.
"Apa maksudnya kamu sakit, apakah dokter sudah menyatakannya?'' tutur Deco saat berbicara di ujung telepon seperti dikutip dari Football Espana, Rabu (14/12/2023).
Seakan tak percaya sang pemain tengah demam, Deco malah menyebut De Jong hanya cari alasan.
Barcelona bertandang ke markas Antwerp pada laga penutup babak penyisihan grup. Barca pun dilumat Antwerp 3-2.
Hasil tersebut tak berpengaruh pada nasib Antwerp. Sebab mereka telah kalah dalam lima pertandingan sebelumnya.
Barcelona sudah lolos ke babak sistem gugur sebelum kickoff dan finis di puncak grup meski kalah.
Meski begitu, Antwerp tak ingin bermain sepakbola gajah. Alhasil Barca dihajar habis-habisan sejak menit pertama.
Tim tuan rumah langsung menerapkan tekanan tinggi, menciptakan peluang pertama mereka di menit pembuka. Tak butuh waktu lama, Arthur Vermeeren memecah kebuntuan di menit kedua.
Gol pemain berusia 18 tahun itu lantas dibalas oleh Ferran Torres.
Pada babak kedua, Vincent Janssen kembali membuat Antwerp unggul.
Marc Guiu membungkam pendukung tuan rumah di waktu tambahan. Tapi selebrasi Blaugrana tak berangsur lama. Ilenikhena mengembalikan keunggulan Antwerp semenit kemudian.
Baca juga: 2 Striker Manchester United Dikecam Paul Scholes: Terlalu Egois
Komentar Xavi Hernandez
Setelah pertandingan, Xavi melontarkan komentar negatif mengenai performa para pemain.
Terlepas dari situasi Barca yang telah memastikan diri lolos ke babak 16 besar, kekalahan dari Antwerp dipandang tak wajar bagi sang manajer.
“Para pesepakbola berada di level yang lebih rendah hari ini. Hari ini. Tapi saya tidak suka berbicara di depan umum tentang hal-hal buruk secara individu.
"Mereka mempunyai level yang lebih tinggi dari apa yang mereka tunjukkan. Hari ini perasaannya tidak bagus dan kesalahan individu sangat merugikan kami,” katanya kepada Marca.
Pelatih 43 tahun menilai tim asuhannya kehilangan kepercayaan diri. Ia mengaku tidak puas dan memandang para pemainnya terlalu berat memikul beban.
Padahal, kata Xavi, Barca harus lebih berkembang untuk memenangkan gelar dan utamanya hati para penggemar (cules).
"Kami berada di babak 16 besar. Ini adalah penghargaan bagi klub dan tim. Kita harus ingat dari mana kita berasal," ujarnya.
Namun kekalahan di Belgia dipandang tak seberapa ketimbang kekalahan mereka dari Girona.
Kini ia mengaku fokus pada pertandingan selanjutnya.
"Saya memiliki kepercayaan penuh dari presiden dan Deco,” tandasnya.
(Sumber: Football Espana)