Berita Sepak Bola
Mengapa Mikel Arteta Tak Menurunkan Bintang Muda saat Arsenal Imbang 1-1 dengan PSV?
Meski demikian, sorotan tertuju pada keputusan manajer, Mikel Arteta, yang menolak memainkan pemain muda berbakat seperti Ethan Nwaneri, Reuell Walter
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/13122023_Mikel-Arteta.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Dalam pertandingan terakhir fase grup Liga Champions, Arsenal berhasil meraih hasil imbang 1-1 melawan PSV, Rabu (13/12) dini hari WIB.
Meski demikian, sorotan tertuju pada keputusan manajer, Mikel Arteta, yang menolak memainkan pemain muda berbakat seperti Ethan Nwaneri, Reuell Walters, dan Lino Sousa.
Arteta memberikan penjelasan mengapa dia tidak memasukkan talenta muda tersebut ke dalam lapangan.
Karena Arsenal mengakhiri pertandingan dengan satu poin, banyak yang penasaran dengan alasan di balik keputusan tersebut.
Dalam wawancara pasca-pertandingan, Arteta mengatakan bahwa keputusannya tidak membawa pemain akademi tersebut karena pertandingan yang sulit melawan tim PSV yang hampir dua tahun tidak terkalahkan di kandang mereka.
Baca juga: Chelsea Masukkan Victor Gyokeres ke Daftar Pembelian Striker Januari
Namun Arteta menegaskan kepuasannya terhadap sikap dan perilaku pemain yang tampil. Apalagi, pertandingan ini juga melibatkan beberapa perubahan signifikan dalam skuad Arsenal.
Termasuk keterlibatan Declan Rice di posisi bek tengah yang berhasil memberikan solusi untuk kekurangan pemain di lini belakang.
Arteta juga membahas kesuksesan Arsenal dalam kembali ke panggung Liga Champions setelah enam tahun absen.
Meski timnya tidak memiliki banyak pengalaman, mereka mampu bersaing dengan baik dan meraih posisi teratas di grup, memberikan harapan besar bagi para pendukung.
Pertanyaan tentang kesiapan tim untuk menghadapi dua pertandingan tambahan di fase grup Liga Champions tahun depan juga diangkat.
Baca juga: Mantan Pelatih Chelsea Graham Potter Calon Kuat Gantikan Erik ten Hag di Manchester United
Arteta menyatakan bahwa hal tersebut masih merupakan tantangan baru yang harus dihadapi dengan peningkatan jumlah pemain dalam skuad.
Meskipun Arsenal memiliki pemain terkini seperti Mo yang mengalami cedera hamstring, Arteta tetap optimis bahwa timnya dapat bersaing di level tertinggi.
Dengan menyelesaikan fase grup sebagai juara, Arsenal kini menantikan perjalanan mereka pada bulan Februari dengan keyakinan penuh.(*)