Berita Sepak Bola

Gagasan Pemecatan Erik Ten Hag dari Manchester United, Gary: Nonsense

Menurutnya, gagasan itu "nonsense" atau tidak masuk akal. Pernyataan ini muncul setelah kekalahan ke-11 Manchester United musim ini.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Miror
Erik Ten Hag alami kesulitan membawa Manchester United di Liga Premier. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, secara tegas menepis gagasan pemecatan Erik ten Hag dari jabatannya sebagai pelatih utama klub.

Menurutnya, gagasan itu "nonsense" atau tidak masuk akal. Pernyataan ini muncul setelah kekalahan ke-11 Manchester United musim ini.

Kekalahan ini juga menjadi yang ke-7 dialami Mancherster United di Liga Premier, ketika mereka mengalami kekalahan 0-3 di kandang sendiri dari Bournemouth pada Sabtu kemarin.

Neville menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi manajemen untuk memecat Ten Hag dalam musim ini. Ia malah menyalahkan keluarga pemilik klub, yaitu keluarga Glazer.

Dalam wawancara dengan Sky Sports, Neville mengungkapkan kekhawatirannya terhadap masa depan Ten Hag, bukan hanya terkait hasil pekan ini, tetapi juga dengan pola perulangan siklus kesulitan yang terjadi di klub.

"Ikut prihatin dengan situasinya, bukan hanya karena pekan ini ketika United berhadapan dengan Bayern Munich dan Liverpool, melainkan lebih umum tentang bagaimana siklus kesulitan ini terus berulang," ujar Neville, dikutip TribunGorontalo.com, Senin (11/12/2023) dari Mirror.

Karena itu, Neville menegaskan bahwa pemecatan Ten Hag dalam musim ini merupakan gagasan yang tak masuk akal.

Ia menyoroti kurangnya kepemimpinan dan struktur di tingkat manajemen atas, dengan mengkritik keluarga Glazer atas kegagalan dalam merekrut personel kunci, seperti direktur olahraga dan kepala rekruitment yang kompeten.

"Dalam 10 tahun ini, kegagalan dan rekrutmen yang menyedihkan disebabkan oleh fakta bahwa mereka tidak memiliki direktur olahraga dan kepala rekruitment yang benar-benar kompeten," kata Neville.

Hal inilah menjadi alasan mengapa hal-hal seperti ini terus terjadi di Manchester United.

"Manajer pada akhirnya melihat ke atas dan berpikir, 'Saya tidak memiliki dukungan di sini, jadi lebih baik saya mencoba melakukannya sendiri'," ungkap Neville.

Neville juga membahas perkiraan pembelian saham 25 persen oleh Sir Jim Ratcliffe di klub Old Trafford, yang diharapkan akan segera diumumkan.

Ia berharap bahwa langkah ini dapat membawa perubahan struktural yang diperlukan untuk meningkatkan kinerja dan proyek olahraga klub.

"Dia harus datang dan menyelesaikannya. Bagaimana caranya bisa mengubah situasi ini menjadi sorotan utama yang menjadi keprihatinan saya. Yang kita butuhkan adalah perubahan struktur di puncak, dan semoga ini terjadi dalam beberapa minggu ke depan," tambah Neville.

Neville berharap dengan adanya kepemimpinan dan struktur yang lebih baik di sekitar klub, Manchester United dapat bersaing lebih baik dengan klub-klub pesaing yang memiliki rekrutmen dan bisnis yang lebih efisien.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved