Jumat, 6 Maret 2026

Berita Teknologi

Apple Pindahkan Produksi iPhone dari China ke India karena tak Ingin Ketergantungan

Artinya, ke depan satu dari empat iPhone akan segera diproduksi di India. Tidak cuma Apple sebetulnya. Sejumlah perusahaan lainnya juga mulai melakuka

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Apple Pindahkan Produksi iPhone dari China ke India karena tak Ingin Ketergantungan
Reuters
Pekerja iPhone di China. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Apple memindahkan seperempat dari jumlah produksinya ke India. Hal ini demi mengurangi ketergantungan perusahaan itu ke China

Artinya, ke depan satu dari empat iPhone akan segera diproduksi di India. Tidak cuma Apple sebetulnya. Sejumlah perusahaan lainnya juga mulai melakukan hal itu. 

Mengutip laporan Wall Street Journal, Sabtu (09/12/2023), dalam 2-3 tahun ke depan, raksasa teknologi ini menargetkan untuk membuat lebih dari 50 juta ponsel di India setiap tahunnya.

Namun, meski ada ekspansi besar-besaran, Cina akan tetap menjadi produsen iPhone terbesar di dunia dengan harga mencapai $1.599. Hal itu berkat pabrik raksasa Foxconn di Zhengzhou.

Diketahui memang, sejumlah perusahaan semakin khawatir akan ketergantungan mereka yang berlebihan terhadap China.

Ditambah upaya diplomatik oleh AS dan sekutunya untuk memblokir akses Beijing terhadap teknologi canggih.

Bulan lalu, Walmart telah meningkatkan impornya dari India, sementara LinkedIn milik Microsoft menghapus aplikasi pekerjaannya yang berfokus pada China.

Apple secara bertahap meningkatkan ketergantungannya pada India. Walaupun di India, Apple mengalami tantangan infrastruktur yang buruk dan peraturan tenaga kerja yang ketat.

Serikat-serikat buruh menolak seruan dari perusahaan-perusahaan untuk menerapkan 12 jam kerja sehari seperti di Cina.

Namun awal tahun ini, negara bagian Karnataka memutuskan untuk memperpanjang batas waktu kerja menjadi 12 jam dari sembilan jam.

Melalui peraturan baru ini, perusahaan-perusahaan juga dapat mempekerjakan wanita untuk shift malam tanpa harus meminta persetujuan dari pemerintah.

Sejauh ini, WSJ melaporkan bahwa Apple dan para pemasoknya, termasuk Foxconn yang berbasis di Taiwan, percaya bahwa transisi ini telah berjalan dengan baik.

Sebuah pabrik Foxconn kini sedang dibangun di negara bagian selatan Karnataka dan diperkirakan akan mulai beroperasi pada bulan April 2024.

Lokasi ini akan memproduksi 20 juta handset ponsel setiap tahunnya dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Pabrik iPhone kedua juga sedang direncanakan, meskipun masih dalam tahap awal.

Foxconn mengisyaratkan komitmennya ke India pada akhir November lalu dengan menginvestasikan lebih dari $1,5 miliar di negara tersebut.

Perusahaan riset Counterpoint memperkirakan bahwa pengiriman iPhone secara global tahun lalu mencapai lebih dari 220 juta. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved