Berita Bola Hari Ini
Siap-siap Depak Xavi Hernandez, Joan Laporta Temukan Pelatih Baru Barcelona
Presiden FC Barcelona Joan Laporta rupanya sudah menyiapkan penerus Xavi Hernandez.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatih-Barcelona-Xavi-Hernandez27.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Presiden FC Barcelona Joan Laporta rupanya sudah menyiapkan penerus Xavi Hernandez.
Laporta tentu hanya ingin berjaga-jaga kapan saja Xavi hengkang atau dipecat. Barca butuh sosok pelatih yang paham historis klub.
Sejauh musim ini, Barcelona baru memenangkan dua dari lima pertandingan sebelumnya di semua kompetisi.
Blaugrana (julukan FC Barcelona) kalah dua kali dan seri satu kali.
Penampilannya Barcelona dinilai kurang meyakinkan dan semua itu meningkatkan tekanan terhadap Xavi Hernandez.
Legenda klub berusia 43 tahun itu menandatangani kontrak baru dengan Barca hingga 2025 awal tahun ini, tetapi beberapa pihak sudah mempertanyakan masa depannya di Barcelona.
Kabar terbaru, presiden Joan Laporta diam-diam menemukan kandidat pengganti Xavi.
Dia adalah Rafa Marquez seperti dilaporkan SPORT beberapa waktu lalu.
Marquez merupakan legenda klub. Pemain berdarah Mexico itu bergabung tim Catalan pada musim panas 2003.
Baca juga: Manchester United Menang Telak, Roy Keane Malah Sindir Pemain MU Harusnya Malu
Sebelum hengkang pada Juli 2010, Marquez telah memenangkan dua gelar Liga Champions bersama La Blaugrana.
Tujuh musim membela Barcelona, Marquez pindah ke New York dengan biaya transfer sekira Rp 156 miliar. Kemudian pensiun di negara asalnya pada 2018 lalu.
Saat ini Rafa Marquez disebut menjadi kandidat favorit Laporta untuk menggantikan Xavi sebagai manajer tim utama di masa depan.
Laporan ini muncul setelah presiden Barcelona dikabarkan berada di Palamós akhir pekan lalu, menyaksikan Barca Atletic bermain tandang melawan Cornelia untuk pertama kalinya.
Laporta tidak biasa hadir di pertandingan Barcelona Atlètic saat dimainkan di kandang sendiri, apalagi jika dimainkan di luar Ciutat Esportiva.
Oleh karena itu, kunjungannya menyaksikan pertandingan Cornelia menimbulkan spekulasi mengenai penggantian juru taktik.
Márquez sempat melatih tim Barcelona B musim lalu. Dengan minim pengalaman, ia sanggup memimpin tim ke babak playoff dan membawa mereka ke posisi keempat musim ini.
Pada 18 Mei 2021 lalu, Laporta pertama kali bereuni dengan Marquez, membahas penanganan tim Juvenil A (U-19).
Dilansir Marca, Laporta terkesan pengalaman Marquez semasa melatih tim Cadete A (U-16) Real Alcala .
“Ada hubungan yang baik dengan Joan Laporta. Alasan saya mendukung dia dalam pencalonannya adalah karena persahabatan yang baik itu,” kata Marquez kepada La Sexta.
“Mereka percaya pada saya, pada kebangkitan Barcelona , dan ada hubungan yang sangat baik. Setelah dia memenangkan pemilu Barcelona, saya diundang untuk kembali ke sistem pemuda, jelasnya.