Calon Gubernur Gorontalo
BREAKING NEWS Marten Taha Dapat Surat Perintah Pencalonan Gubernur Gorontalo dari DPP Golkar
Ketua DPD Golkar Kota Gorontalo sekaligus Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, resmi memperoleh surat perintah dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Go
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Marten-Taha-kantongi-tiket-dari-DPP-Partai-Golkar-sebagai-calon-Gubernur-Gorontalo-8889.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ketua DPD Golkar Kota Gorontalo sekaligus Wali Kota Gorontalo, Marten Taha memperoleh surat perintah pencalonannya Gubernur Gorontalo dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar
Dalam surat perintah, Marten diberikan tiket sebagai calon Gubernur melalui mekanisme penjaringan internal Partai Golkar.
Hal ini menegaskan bahwa Wali Kota Gorontalo dua periode itu telah diterima sebagai kandidat yang direkomendasikan oleh partai untuk bertarung pada Pilkada 2024 mendatang.
Kata Marten, bahwa mekanisme pencalonannya itu melalui pengusulan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Gorontalo.
"Sesuai hasil keputusan dari partai secara berjenjang dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga DPD I dan II melalui Rakerda dan Musda, nama saya itu diusulkan sebagai salah satu kandidat untuk dicalonkan sebagai Gubernur Gorontalo," ujar Marten kepada TribunGorontalo.com melalui telepon selular, Rabu (22/11/2023).
Kemudian, hasil keputusan dan kesepakatan itu diusulkan ke DPP Partai Golkar untuk menentukan apakah nama yang diusulkan sesuai dengan yang diinginkan pihak partai.
"Kan yang menentukan itu DPP, yang di daerah itu hanya mengusulkan," imbuhnya.
Pada Selasa (20/11/2023) hari kemarin, nama-nama yang diusulkan oleh DPD Golkar Gorontalo itu dipanggil oleh pihak DPP.
Terdapat empat kandidat nama yang diusulkan oleh DPD Golkar Gorontalo. Salah satunya, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha.
"Hari kemarin, kami sudah dipanggil oleh DPP, dan kami telah menerima surat perintah tugas (Sprint) itu," ucapnya.
Atas sprint yang diterima itu, Marten pun siap melaksanakan tugas yang diperintahkan oleh DPP Golkar.
Adapun tugas yang akan dilakukan oleh Marten dalam Sprint tersebut meliputi mensukseskan Pileg maupun Pilpres 2024 yang didukung oleh Partai Golkar.
Kemudian, melakukan sosialisasi diri ke masyarakat Gorontalo dan ketemu dengan para konstituen.
"Tugas-tugas ini pasti akan dievaluasi, tentunya DPP akan menurunkan tim. Apakah setelah diberikan tugas ini, yang bersangkutan telah melakukan tugasnya atau tidak, dan ini dalam meningkatkan elektabilitas para penyalon," jelasnya.
Dengan begitu, Wali Kota Gorontalo dua periode itu mengartikan surat perintah itu sebagai tiket menuju Gubernur Gorontalo.
"Ini kan tiket, tiket itu belum berarti apa-apa dan tidak bisa digunakan jika belum ada boarding pass," canda Marten dalam sambungan telepon.
Dengan adanya tiket tersebut, Marten menganggap bahwa ia telah melampaui titik aman ke dua.
Di mana titik aman pertama, pihak DPD Golkar Gorontalo telah mengusulkan namanya sebagai calon Gubernur Gorontalo.
"Katakanlah ini sudah di titik aman ke dua, masih ada ke tiga, empat dan lima. Hingga benar-benar saya dicalonkan sebagai Gubernur Gorontalo," pungkasnya.
Sosok Marten Taha, Wali Kota Gorontalo
Marten Agus Taha lahir 29 Agustus 1959.
Marten Taha berkarir politik sejak 1987. Karier politiknya sempurna karena menjabat anggota DPRD sebanyak 7 periode, tanpa putus.
Dia menjabat Anggota DPRD sejak Gorontalo masih bergabung dengan Sulawesi Utara. Empat periode di Provinsi Sulut dan 3 periode di Gorontalo ditambah 2 perode sebagai wali kota.
Sebelum terjun ke dunia politik, Marten Taha atau akrab dengan sapaan MT berkarir di perusahaan Swasta pada medio 1982 - 1987. Kemudian menjadi direktur utama di PT Olah Karya Pratama pada 1987 - 1997.
Pada tahun 1987 itu pula Marten Taha mulai terjun ke dunia politik. Ia menjadi anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara selama 4 periode, terhitung dari 1987 - 2001.
Kemudian Marten Taha menjadi Anggota DPRD Provinsi Gorontalo 2 periode dimulai tahun 2001-2009. Pada tahun berikutnya, Ia menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tahun 2009-2014. Sebelum akhirnya menjabat menjadi Wali Kota Gorontalo dimulai dari tahun 2014 sampai saat ini.
Marten Taha menjadi Walikota Gorontalo selama dua periode, dengan dua pasangan yang
berbeda.
Periode pertama berpasangan dengan Charles Budi Doku, kemudian periode kedua bersama
Ryan F Kono.
Marten Taha mengenyam pendidikan sekolah dasar di SDN 2 Gorontalo. Dilanjutkan di jenjang SMP Negeri Gorontalo. Setelah tamat di sekolah pertama, Ia melanjutkan pendidikan di SMEA Negeri Gorontalo.
Pada jenjang pendidikan tinggi, ia melanjutkan kuliah S1 di Fakultas Ekonomi Universitas Sam Ratulangi hingga akhirnya menamatkan S2 di Universitas Gadjah Mada.
Mei 2022 lalu, Ia berhasil menyelesaikan S3 di Universitas Hasanudin Makassar. Dia menjadi lulusan terbaik program Doktor, Antropologi Universitas Hasanuddin Makassar, dengan IPK 4.00 dan diwisuda 2022 silam
Perjalanan Karier
- Bekerja di Perusahaan Swasta (1982—1987)
- Direktur Utama PT. Olah Karya Pratama (1987—1997)
- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (1987—1992) (saat Gorontalo masih gabung Sulut)
- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (1992—1997) (saat Gorontalo masih gabung Sulut)
- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (1997—1999) (saat Gorontalo masih gabung Sulut)
- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (1999—2001) (saat Gorontalo masih gabung Sulut)
- Anggota DPRD Provinsi Gorontalo (2001—2004)
- Anggota DPRD Provinsi Gorontalo (2004—2009)
- Ketua DPRD Provinsi Gorontalo (2009—2014)
- Wali Kota Gorontalo (2014—2019)
- Wali Kota Gorontalo (2019—2024)
- Ketua DPD Golkar Kota Gorontalo
Pembangunan
- Bangun ruang terbuka hijau di setiap kecamatan, Kota Gorontalo
- Bangun 70 titik wifi gratis di 50 kelurahan Kota Gorontalo (semua kelurahan)
- Benahi dan bangun pasar sentral
- Bangun fasilitas air bersih di Kota Gorontalo
- Bangun kumuh jadi kawasan rindang dan Indah di Talumolo
- Gratiskan pendidikan TK-SMK/SMK
Penghargaaan
1. Sakip Award 2019 (Predikat B) dari Menpan RB
2. Piagam Penghargaan atas Prestasi capaian Rata melebihi target sensus dari BPS RI
3. Piagam penghargaan peringkat pertama dalam melaksanakan evaluasi dari Kementerian LH dan Kehutanan
4. Kepala Daerah Inovasi 2020 kategori berhasil mengendalikan ekonomi dari Koran Sindo
5. Atas dedikasi membina dan mengembangkan perpustakaan dari Kepala Perpustakaan Nasional RI
6. TPID berkinerja terbaik wilayah sulawesi dari Kemenko bidang Ekonomi
7. People of The Year 2020 kategori Best Goverment Officer for Preventive dari Metro TV
8. Sebagai Kota peduli hak asasi manusia 2019 dari Menteri Hukum dan Ham
9. Pelayanan publik kategori sangat baik dengan nilai A tahun 2020 dari Kemenpan RB
10. Masuk 20 Kabupaten / Kota terbaik capaian vaksinasi dosis pertama dari Menkes RI
11. Apresiasi capaian pembayaran intensif Nakes mencapai 54,54 persen dari Kemendagri
12. Kepala Daerah Inovatif 2021 kategori pendidikan dari MNC Portal
13. Kepala Daerah Pedagogika Award 2021 dari PGRI Provinsi Gorontalo
14. Tresury Award 2021 terbaik pertama pemerintah daerah dari Kementerian Keuangan RI
15. Peringkat II Nasional ajang apresiasi cerdas berkarakter dari Kemendikbud
16 Meraih penghargaan Walikota Pendukung utama pengelolaan zakat pada BAZNAS AWARD 2023
17. Apresiasi Insitor Olahraga terbaik dari PWI pada HPN di Kendari, Sultra 2022
18 Pembicara di Forum Wali Kota ASEAN yang dihadiri 100 kepala daerah se Asia Tenggara, di Bangkok tahun 2019
19. 9 Kali WTP dari BPK
20. 4 Kali raih adipura