Bola
Masa Depan Mbappe di PSG, Sinyal Transfer ke Arsenal atau Chelsea? Kontrak Mengejutkan Terkuak!
Pada musim panas lalu, presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, memberi Mbappe tenggat waktu dua minggu untuk menandatangani kontrak baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kylian-Mbappe-dan-Misteri-Masa-Depannya-di-PSG.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Kylian Mbappe tampaknya masih merahasiakan masa depannya di Paris Saint-Germain (PSG) selama jeda internasional.
Striker berusia 24 tahun itu menghadapi masa depan yang semakin tidak pasti di ibu kota Prancis, dengan kontraknya di Les Parc des Princes akan berakhir pada akhir musim.
Pada musim panas lalu, presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, memberi Mbappe tenggat waktu dua minggu untuk menandatangani kontrak baru.
Jika tidak, pemain tersebut akan dijual. Namun, beberapa bulan berlalu, dan pemain internasional Prancis tersebut belum memutuskan masa depannya bersama PSG, sementara belum ada keputusan untuk menjualnya.
Saat ini, klub-klub asing sudah diizinkan untuk memulai pembicaraan pra-kontrak dengan Mbappe untuk transfer gratis pada akhir musim, mulai Januari mendatang.
Tentu saja, hal ini dapat dihindari jika pemain Prancis tersebut tiba-tiba menandatangani perpanjangan kontrak.
Jika Mbappe memilih untuk tidak menandatangani kontrak baru, PSG harus memutuskan apakah akan mempertaruhkan kehilangannya secara gratis pada musim panas nanti atau menjualnya di jendela transfer musim dingin.
Dengan Mbappe tetap membuka peluang, klub-klub seperti Arsenal, Chelsea, Liverpool, dan Real Madrid disebut sebagai destinasi potensial.
Dalam wawancara dengan publikasi Prancis Telefoot, Mbappe memilih untuk tidak berkomentar tentang masa depannya.
"Ini sesuatu yang tidak ingin saya bahas. Terutama karena saya sudah melakukannya pada bulan Juni, dan itu sudah menjadi pembahasan besar selama jeda internasional," kata Mbappe.
"Saya ingin lebih banyak membahas tim nasional, daripada saya berbicara tentang sesuatu yang akan diselesaikan suatu hari nanti. Pasti akan ada waktu untuk membicarakannya," tambah Mbappe.
Jika Arsenal atau Chelsea berhasil mendapatkan Mbappe, mereka harus siap mengeluarkan dana besar untuk gaji dan bonus tanda tangan.
Menurut laporan dari outlet Spanyol, AS, melalui Sport Witness, Mbappe menginginkan gaji tahunan sebesar €35 juta atau Rp514,4 miliar setelah pajak, dan biaya tanda tangan sekitar €100 juta setara Rp 1,4 triliun.
Mengenai spekulasi kepindahan ke Chelsea, pada musim panas lalu, pelatih Mauricio Pochettino enggan memberikan komentar lebih lanjut.
"Ini adalah situasi yang sangat delikat dan perlu diatasi di Paris bersama Kylian," ujarnya.
"Saya harap mereka menemukan solusi terbaik untuk kedua belah pihak," tambah Pochettino.
Meskipun Pochettino mengakui hubungan baik dengan Mbappe di masa lalu, masih belum jelas apakah Chelsea memiliki keuangan yang cukup setelah pengeluaran hampir £1 miliar sejak kepemimpinan Todd Boehly sejak Mei 2022. (*)