Timnas Indonesia
PSSI Gorontalo Kritik Pelatih Timnas Indonesia U-17 Usai Dikalahkan Maroko
Seharusnya, saat melawan Maroko semalam, beberapa kekurangan itu sudah dibenahi oleh pihak pelatih.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pesepak-bola-Indonesia-Welber-Jardim-kanan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Direktur Asprov PSSI Gorontalo, Welly Podungge mengkritik pelatih pasca Timnas U-17 dikalahkan Maroko dengan skor 3-1 pada pertandingan terakhir babak grup.
"Coba lihat permainan sebelumnya, Indonesia itu masih lemah dari segi penyerangan, dan beberapa lini belakang masih kurang dari mengumpan bola," ujar Welly melalui telepon selular, Jumat (17/11/2023).
Welly menilai, tim asuhan Bima Sakti masih kewalahan dari sisi menyerang dan lini bertahan.
Seharusnya, saat melawan Maroko semalam, beberapa kekurangan itu sudah dibenahi oleh pihak pelatih.
"Seperti saya bilang, kalau Indonesia tidak bisa membenahi cara mainnya, maka akan kewalahan lawan Maroko. Buktinya, semalam jarang Indonesia melakukan penyerangan," imbuhnya tegas.
Selain itu, Welly juga mengkritik sistem perekrutan pemain Timnas Indonesia U-17. Ia menilai, sistem perekrutan tersebut masih belum tepat.
"Bagaimana pelatih mau tahu kalau pemain-pemain itu memiliki kualitas bermain yang baik. Sedangkan, seleksinya harus memiliki tinggi 180 cm. Nah ini ada kesalahan," jelasnya.
Welly berharap, pihak PSSI dapat mengevaluasi tim pelatih Timnas Indonesia U-17. Ia menilai, menjadi pelatih tidak semudah yang dibayangkan.
Diketahui, Timnas U17 Indonesia harus mengakui kemenangan Maroko dengan skor 1-3 pada hasil Piala Dunia U17 2023 matchday ketiga Grup A di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Kamis (16/11) malam WIB.
Ketiga gol Maroko ke gawang Timnas U17 Indonesia diciptakan oleh Abdelhamid Ait Boudlal, Mohammed Hamony dan Anas Alaoui.
Sementara satu-satunya gol balasan Timnas Indonesia lahir dari tendangan bebas Nabil Asyura.
Dengan kekalahan ini, perjalanan Timnas Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U17 2023 hanya sampai babak fase Grup A.
Anak asuh Bima Sakti sudah tidak memiliki peluang untuk lolos ke 16 besar Piala Dunia U17 2023.
Pasalnya, Timnas Indonesia tertahan di peringkat 3 Grup A dengan 2 poin.
Torehan 2 poin ini didapatkan Timnas U17 Indonesia setelah imbang lawan Ekuador (1-1) dan Panama (1-1).
Sementara Maroko sukses merebut puncak klasemen Grup A dengan 6 poin.
Maroko lolos ke 16 besar Piala Dunia U17 2023 ditemani Ekuador yang finish posisi runner-up Grup A.(*)