Pilpres 2024
Pengamat Nilai Tak Jelasnya Status Keanggotaan Gibran Untungkan PDIP: Jadi Drama Politik
Tak jelasnya status cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka dalam keanggotaannya di PDIP dinilai dapat menguntungkan partai tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bakal-calon-wakil-presiden-cawapres-Gibran-Rakabuming-Raka.jpg)
TRIBUNGORONTALO - Tak jelasnya status cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka dalam keanggotaannya di PDIP dinilai dapat menguntungkan partai tersebut.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif PARA Syndicate Ari Nurcahyo.
Ia menilai, 'gantung'-nya status Gibran di PDIP ini akan berlangsung hingga akhir pemilu 2024.
Baca juga: Susi Pudjiastuti Bakal Gabung Tim Pemenangan AMIN? Anies Baswedan: Dalam Proses
Baca juga: Mantu Jokowi Dipecat dari PDIP karena Dukung Prabowo-Gibran, Ganjar: Konsekuensi Politik
Diketahui saat ini calon wakil presiden dari Koalisi Indonesia Maju Gibran Rakabuming tak jelas di PDIP.
Sementara itu PDIP sendiri tak kunjung resmi memecat Gibran.
"Saya pikir saling sandera antara Gibran dan PDIP akan berlangsung sampai akhir pemilu sampai 14 Februari. Ini akan menjadi drama politik institusi partai dengan Gibran," kata Ari kepada Tribunnews.com dikutip Jum'at (17/11/2023).
Kemudian dikatakan Ari status Gibran di PDIP akan dibiarkan menggantung.
Posisi tersebut dikatakan Ari akan menguntungkan PDIP.
"Akan dibiarkan menggantung. Sebenarnya kalau dalam keadaan menggantung seperti saat ini secara politik lebih menguntungkan PDIP," jelasnya.
Karena kata Ari, persepsi publik ada ketidakpantasan bahwa mestinya Gibran datang baik-baik sebelum maju menjadi Bakal Cawapres Prabowo Subianto.
"Saya melihat ini akan menguntungkan PDIP, karena Gibran yang salah karena dia penghuni rumahnya partai. Penghuni kalau masuk assalamualaikum mau keluar juga pamit," sambungnya.
Baca juga: Gibran dan Kaesang Sungkem ke Megawati, Pencitraan dan Gimmick Politik atau Tulus Bertegur Sapa?
Ari juga menilai karena hal itu tidak dilakukan Gibran, persepsi publik akan positif untuk PDIP.
"Kalau ini tidak dilakukan persepsi publik akan menguntungkan posisi politik PDIP," tegasnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menggantungnya Status Gibran Dinilai Untungkan PDIP, Pengamat: Akan Berlangsung Sampai Akhir Pemilu