Pemkot Gorontalo
Gaji Honorer Kota Gorontalo Aman hingga Akhir Tahun 2023, Pemkot Sudah Siapkan Rp 3 Miliar per Bulan
Pengeluaran dana tersebut bertujuan untuk mengatasi permasalahan gaji bagi tenaga honorer di lingkungan pemerintah kota.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pemkot-pastikan-pembayaran-gaji-honorer-hingga-akhir-tahun-2023-berjalan-lancar.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo menggelontorkan dana sebesar Rp 3,5 miliar per bulan untuk membayar gaji tenaga honorer.
Pengeluaran dana tersebut bertujuan untuk mengatasi permasalahan gaji bagi tenaga honorer di lingkungan pemerintah kota.
Kepala Badan Keuangan Kota Gorontalo, Nuryanto, mengatakan bahwa Pemkot Gorontalo memberikan gaji tersebut sebagai prioritas dalam mendukung kinerja para tenaga honor yang telah memberikan kontribusi penting dalam berbagai sektor pemerintahan.
"Hingga akhir tahun 2023 tidak ada pemangkasan gaji TPKD. Mereka dibayar full," kata Nuryanto.
Tak hanya itu, bahkan Pemkot Gorontalo juga telah mengusulkan penganggaran gaji bagi tenaga honor di tahun 2024 mendatang.
Namun begitu, kata Nuryanto, untuk pengesahan penganggaran gaji di tahun 2024 itu butuh proses. Terutama persetujuan dari DPRD Kota Gorontalo.
"Alhadulillah saat ini rancangannya tengah dibahas bersama banggar DPRD dan TAPD. Kita doakan semoga semuanya berjalan lancar," jelasnya.
Atas besaran gaji yang digelontorkan oleh Pemkot Gorontalo itu, para tenaga honor diharapkan bisa memberikan kinerja terbaiknya.
Selain itu, Nuryanto juga meminta kerja sama kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Gorontalo, untuk tidak melakukan pengangkatan tenaga honorer baru di tahun ini dan selanjutnya.
"Gaji honorer yang dibayarkan sangat berharap dari PAD Kota Gorontalo. Saya rasa mungkin OPD bisa memahami bersama pembebanan belanja daerah, dengan tidak menambah lagi tenaga honorer baru di tahun ini dan 2024," imbuhnya.(*)
ADVERTORIAL