Kebakaran Lahan di Pohuwato
BREAKING NEWS Kebakaran Lahan di Marisa Pohuwato Gorontalo, Nyaris Hanguskan Pertokoan
Kebakaran lahan di Blok Plan Perkantoran, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada Senin (30/102023)
Penulis: Rahman Halid | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kebakaran-lahan-di-Marisa-Kabupaten-Pohuwato-0000.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Kebakaran lahan di blok plan Perkantoran, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo pada Senin (30/102023)
Api berasal pembakaran rumput kering di lahan milik Awa pasue (56)
Kabid Lintas Masyarakat dan Pemadam Kebakaran (LMPK) Kabupaten Pohuwato, Harton Pasue menyampaikan peringatan sudah disampaikan kepada pemilik lahan agar tidak membakar lahan tersebut tapi tidak diindahkan.
"Kami sudah dua kali datang ke lokasi untuk memperingatkan, tetapi tak didengarkannya, bahkan kami sudah memberikan saran kepadanya untuk membersihkan lahan secara manual saja bisa menggunakan hand traktror atau semprot menggunakan pestisida," ujarnya.
Setelah diperingatkan, petugas Damkar Pohuwato mendapat laporan dari warga yang melintas kalau api telah menyebar dan hampir ke beberapa toko di lokasi tersebut.
Damkar Pohuwato mengerahkan satu unit mobil damkar dan 10 personel langsung bergerak ke lokasi untuk memadamkan api.
"Setelah mendapat laporan warga kami bergerak cepat dan langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Beruntung tidak adanya korban dalam proses itu dan asap yang telah mengepul berhasil dipadamkan sebelum menyebar ke sebagian toko yang berada tepat di samping lahan," tandasnya.
Marlon Korengkeng (27) warga Marisa menambahkan, memang sedari lahan itu sengaja dibakar oleh pemiliknya, tetapi 30 menit berlalu api telah menyebar dan membuat warga sekitar panik.
"Saya melihat pertama api masih kecil tetapi 30 menit berlalu api telah membesar dan membuat gumpalan asap membuat saya susah bernapas, beruntung tidak lama kemudian pihak Damkar datang dan langsung memadamkan apinya," ungkapnya. (*)