Kadistan Gorontalo Minta Petani Ikut Asuransi Pertanian Bersubsidi
Saat dihubungi oleh Tribungorontalo.com (10/10/2023), Muljady mengatakan bahwa pihaknya tengah melaksanakan program asuransi dibidang tani padi.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Muljadi Mario mengakui jika pihaknya melindungi para petani dengan asuransi lahan pertanian bersubsidi.
Saat dihubungi oleh Tribungorontalo.com (10/10/2023), Muljadi mengatakan bahwa pihaknya tengah melaksanakan program asuransi di bidang tani padi.
"Tersedia premi Rp 180 ribu per hektar untuk setiap kali musim tanam," rinci Muljadi via pesan whatsapp.
Lebih lanjut dirinya mendetailkan hitungan premi tersebut.
Dari total premi Rp 180 ribu tersebut, Rp 144 ribu telah disubsidi oleh pemerintah.
"Para petani hanya tinggal membayar Rp 36 ribu saja," tambahnya.
Sejauh ini di Provinsi Gorontalo kata Muljadi, telah ada sekitar 4.250 hektar sawah yang telah diasuransikan.
Angka tersebut tersebar dan mewakili masing-masing kabupaten/kota se-provinsi Gorontalo.
"Namun dari itu semua belum ada yang claim gagal panen," imbuhnya.
Klaim asuransi tersebut berupa dana tunai senilai Rp 6 juta.
"Iyah apabila terjadi gagal panen sekitar 70 persen, para petani bisa mengklaim sebesar Rp 6 juta," rinci Muljadi.
Ketentuan untuk mengikuti program tersebut adalah cukup dengan menghubungi BUMN PT. Jasindo.
"Bisa juga menghubungi pihak PPL setempat atau langsung datang ke Dinas pertanian kabupaten/kota atau provinsi," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-sawah-di-Provinsi-Gorontalo.jpg)