Kabupaten Bone Bolango
SLB Bone Bolango Kekurangan Ruang Belajar
Sekolah di Jalan Aroman Wartabone, Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango sering terkendala dalam kegiatan belajar mengajar.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sekolah Luar Biasa (SLB) Bone Bolango kekurangan ruang belajar.
Sekolah di Jalan Aroman Wartabone, Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo sering terkendala dalam kegiatan belajar mengajar.
Kepsek SLB Bone Bolango, Fitria Talamati menyebut selain ruang belajar, tenaga pengajar juga masih kurang.
"Dua-dua kurang, tapi bagi saya yang prioritas itu ruang belajar," kata Fitria kepada TribunGorontalo.com, Rabu (20/9/2023).
SLB satu atap (satap) ini diketahui menangani 79 peserta didik.
"Di sini kita ada SDLB, SMPLB, dan SMALB. Peserta didik terbanyak itu ada di jenjang SMPLB dengan jumlah 40-an orang," rinci Fitria.
Terbatasnya ruangan membuat pihak sekolah membaginya menjadi dua dengan sekat dinding tripleks.
Karena itu, Kepala SLB Kabupaten Bone Bolango, Fitria Talamati berharap uluran tangan pemerintah.
"Kita juga sudah tidak ada lahan untuk bangunan, lahan ada tapi milik warga," tandasnya.
Baca juga: DPRD Provinsi Gorontalo Ingin Prioritaskan Rekrutmen PPPK Guru SLB
Sebelumnya, Pansus DPRD Provinsi Gorontalo mengunjungi SLB Bone Bolango, Rabu (20/9/2023).
DPRD Provinsi Gorontalo ingin memprioritaskan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk guru Sekolah Luar Biasa (SLB).
Dalam kunjungan ke SLB Bone Bolango, Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Pansus Ranperda) berupaya menambah tenaga pendidik yang dinilai masih minim saat ini.
Minimnya tenaga pendidik disebut menjadi salah satu kendala pemenuhan hak penyandang disabilitas. Seperti di di Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Pohuwato.
"Di beberapa satuan pendidikan SLB, satu guru menangani lima siswa, Ini rasio yang belum memenuhi ketentuan," ungkap Adnan, Ketua Pansus Ranperda DPRD, Rabu (20/9/2023).
Kata Adnan, Tenaga Pendidikan Luar Biasa (PLB) akan lebih diutamakan.
"Pemerintah mulai sekarang segera mempersiapkan itu. Harus ada perencanaan yang baik sehingga guru PLB dapat dipenuhi berdasarkan rasio," jelasnya.
(TribunGorontalo.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-ruang-kelas-SLB-Bone-Bolango.jpg)