Pemkot Gorontalo
ASN Kota Gorontalo Deklarasi Sikap Netral Jelang Pemilu 2024
Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Gorontalo secara resmi mendeklarasikan komitmen untuk tetap netral saat menghadapi pemilu 2024.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Gorontalo secara resmi mendeklarasikan komitmen untuk tetap netral saat menghadapi pemilu 2024.
Deklarasi berlangsung di lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Kamis (14/9/2023) pagi kemarin.
Seluruh Pimpinan OPD Pemerintah Kota Gorontalo, Bawaslu dan ASN turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Pendeklarasian untuk tetap netral dalam menghadapi Pemilu 2024 itu ditandai dengan penandatanganan pakta integritas yang disaksikan langsung Wali Kota Gorontalo Marten Taha bersama Sekretaris Daerah Ismail Madjid.
Dalam konteks pemilu yang semakin mendekat, netralitas ASN dianggap sangat penting untuk memastikan keamanan, keadilan, dan kestabilan politik.
Netralitas ASN juga dianggap sebagai langkah penting dalam menjaga profesionalisme dan independensi institusi pemerintahan.
Adanya pendeklarasian tersebut, Marten Taha pun turut mengingatkan akan ada sanksi berat yang menanti bagi ASN yang tidak netral pada pemilu 2024 mendatang.
Baca juga: Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan Pangan Non Tunai untuk 50 Kelurahan, Dana Berasal dari APBD
Penundaan kenaikkan pangkat dan gaji, hingga pemberhentian akan dilakukan kepada ASN yang tidak netral saat pemilu nanti.
"Sanksinya berat mulai dari penundaan kenaikkan pangkat, penundaan kenaikkan gaji berkala sampai pada pemberhentian sebagai ASN," ucap Marten.
Marten mengimbau agar ASN tidak melakukan hal-hal yang berhubungan langsung dengan praktik politik praktis. Imbauan tersebut tidak hanya berlaku dalam bentuk fisik. Melainkan juga berlaku pada aktifitas para ASN dalam menggunakan media sosial.
"Karena di sosmed pun ada aturan KPU dan Bawaslu tidak boleh. Harapan saya mereka betul-betul netral," tegas Marten.
Marten Taha menegaskan jika dirinya tidak bisa membantu apa-apa jika ada ASN yang tidak netral. Terlebih jika sudah dalam tahapan proses pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Saya tidak akan membela, kalau masih bisa diperingati, saya peringati," kata Marten.
Pelaksanaan deklarasi netralitas ASN dalam pemilu 2024 ini dilakukan secara serentak seluruh Indonesia.
Hal ini merupakan amanat langsung dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengenai netralitas ASN dalam menghadapi pemilu 2024 mendatang. (ADV)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Deklarasi-ASN-Kota-Gorontalo-untuk-netral-menghadapi-Pemilu-2024.jpg)