PEMPROV GORONTALO
Dekranasda Gorontalo Atasi Kekurangan Tenaga Pengiris Kain Karawo di Desa Bendungan
Fima mengatakan, dari 30 perajin yang ada di desa tersebut, hanya ada dua tenaga pengiris. Hal ini menyebabkan produksi karawo di Desa Bendungan menja
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/IMG-20230905_Ketua-Dekranasda-Provinsi-Gorontalo-Fima-Agustina.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kekurangan tenaga pengiris kain sulaman karawo di Desa Bendungan, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, mendapat perhatian serius dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Gorontalo, Fima Agustina.
Fima mengatakan, dari 30 perajin yang ada di desa tersebut, hanya ada dua tenaga pengiris. Hal ini menyebabkan produksi karawo di Desa Bendungan menjadi terhambat.
"Untuk mengatasi masalah ini, Dekranasda Provinsi Gorontalo berencana akan memberikan pelatihan khusus bagi tenaga pengiris," kata Fima.
Pelatihan tersebut akan dilakukan bekerja sama dengan Pemerintah dan Dekranasda Kabupaten Bone Bolango. Fima berharap, pelatihan tersebut dapat segera dilaksanakan tahun ini.
Selain itu, Fima juga mendorong seluruh perajin karawo di Desa Bendungan untuk mendaftarkan diri menjadi anggota Koperasi Dekranasda.
Koperasi tersebut memiliki falsafah kemakmuran dan kesejahteraan untuk anggota.
Dengan menjadi anggota koperasi, para perajin karawo dapat memperoleh modal berupa kain, benang, maupun kegiatan pelatihan.
Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan produktivitas mereka. ADVERTORIAL (*)