Selasa, 10 Maret 2026

Kebakaran Gorontalo

Kebakaran Warung Depan SKB Limboto Kabupaten Gorontalo Terjadi Usai Ditinggal Salat Jumat

Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gorontalo melaporkan, bahwa warung yang berada di bibir Jln itu milik Havid Nou, pria usia 53 tahun.

Tayang:
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kebakaran Warung Depan SKB Limboto Kabupaten Gorontalo Terjadi Usai Ditinggal Salat Jumat
TribunGorontalo.com
Kondisi warung yang terbakar di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (1/8/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto -- Terungkap pemicu kebakaran warung di depan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo siang tadi, Jumat (1/9/2023). 

Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Gorontalo melaporkan, bahwa warung yang berada di bibir Jln itu milik Havid Nou, pria usia 53 tahun.

Menurut Damkar, pihaknya menerima laporan kebakaran tersebut dari warga sekira pukul 11.55 Wita. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi kebakaran. 

Warung yang digunakan untuk jualan barang-barang kebutuhan harian itu ditinggal ditutup oleh Havid Nou untuk salat Jumat. 

Tidak diketahui apa yang memicu kebakaran itu, tetapi usai ditinggal untuk salat Jumat, api mulai menjalar dan menyambar-nyambar apapun di tempat tersebut. 

2023-09-01_Warung milik Havid
Warung milik Havid sebelum terbakar.

Buyung Tabiu adalah warga yang pertama kali menyadari kebakaran tersebut. Ia kebetulan melewati warung milik Havid dan melihat ada kepulan asap hitam dari dalam. 

"Melihat hal tersebut Bapak Buyung Tabiu meminto tolong kepada masyarakat sekitar untuk mendobrak pintu," kata seorang petugas damkar. 

Namun terlambat, sebab api sudah terlanjut membesar. Dengan cara manual, tidak mungkin warga bisa mematikan api tersebut. 

"Dikarenakan api sangat besar Bapak Buyung dan masyarakat sekitar langsung menelpon nomor piket damkar Kabupaten Gorontalo," kata dia. 

Diketahui pada warung tersebut turut menjual beberapa barang sembako serta tabung gas dan bbm eceran.

Beruntung kejadian tersebut tidak memakan korban jiwa. Namun beberapa kerugian seperti 11 tabung gas LPG, barang sembako, kulkas satu unit, uang tunai seniali Rp 250 ribu, dokumem penting, serta bbm eceran jenis pertalite, ludes. 

Diketahui kebakaran tersebut sudah berlangsung 10 menit baru informasinya diterima Damkar Kabupaten Gorontalo

Para petugas dampakr dibantu oleh TNI Polri, BPBD Kabupaten, pemerintah setempat serta beberapa masrakat sekitar. Api pun berhasil di padamkam pada pukul 13.20 Wita. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved