Universitas Negeri Gorontalo

Hore! Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo Sebentar Lagi Bebas Skripsi

Rektor UNG Eduart Wolok mengatakan, seluruh fakultas di UNG nanti tidak lagi mewajibkan mahasiswa membuat skripsi.

|
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
Ilustrasi mahasiswa sedang mencari referensi untuk skripsi. FOTO: Wawan Akuba 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) segera bebas dari skripsi.

Rektor UNG Eduart Wolok mengatakan, seluruh fakultas di UNG nanti direncanakan tidak lagi mewajibkan mahasiswa mengerjakan tugas akhir atau skripsi.

Mahasiswa bakal diberikan kebebasan memilih tugas akhir sesuai minat dan tujuan akademik mereka. Di mana pemilihan tugas akhir tersebut berbentuk prototipe, proyek, maupun riset tindakan lainnya.

"Skripsi itu bukan dihilangkan, tetapi skripsi itu bukan lagi menjadi satu-satunya syarat untuk lulus," ujar Eduart saat konferensi pers di gedung rektorat UNG, Jumat (1/9/2023) pagi tadi.

Kata Eduart, pihaknya tengah mempersiapkan rencana tersebut.

"Semua fakultas di UNG insyaallah kita prepare untuk ini," ungkap Eduart.

Kendatipun, UNG disebut belum menerapkan secara langsung 100 persen. 

Rektor UNG, Eduart Wolok. (FOTO: M Husnul Puhi)
Rektor UNG, Eduart Wolok (FOTO: TribunGorontalo.com/Husnul Puhi) 

Baca juga: Universitas Negeri Gorontalo Raih Prestasi PTNBLU se-Indonesia Timur, Begini Pesan Eduart Wolok

Bagi Eduart, penerapan mahasiswa tak lagi mengerjakan skripsi itu butuh masa transisi selama dua tahun. Namun, mereka berupaya menerapkan sistem itu secepat mungkin.

Meski demikian, semua prodi di UNG akan tetap leluasa mempertahankan difference value. 

"Pasti kesiapannya juga akan berbeda-beda. Karena ini memang tergantung dari masing-masing prodi," ujarnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved