HUT RI di Gorontalo
Seleksi Paskibraka Gorontalo di HUT Ke-78 RI Lebih Transparan dan Fokus Kesetaraan
Seleksi kali ini dijalankan dengan ketat, melibatkan 40 siswa dan siswi dalam aplikasi Transparansi Paskibraka dari Badan Pembina Ideologi Pancasila (
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1682023_Paskibraka-Provinsi-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2023 memperlihatkan perbedaan signifikan dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Seleksi kali ini dijalankan dengan ketat, melibatkan 40 siswa dan siswi dalam aplikasi Transparansi Paskibraka dari Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP).
Tak pandang bulu terhadap latar belakang dan golongan, seleksi ini berlaku untuk tingkat provinsi dan nasional.
"Kami bersyukur karena seleksi tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Pelaksanaannya berjalan dengan baik sesuai peraturan yang berlaku, tanpa memandang latar belakang atau golongan dari peserta seleksi," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Wahyudin A. Katili, pada Selasa (15/8/2023).
Wahyudin menekankan bahwa seleksi tahun ini memprioritaskan prinsip transparansi dan kesetaraan tanpa memandang latar belakang atau golongan tertentu. Dari 27 peserta, dua siswa terpilih mewakili Gorontalo ke tingkat nasional.
Hasil seleksi ini mengantar dua siswa terbaik Gorontalo, yaitu Dicky Wahyudi Akhiri (16) dari SMA Negeri 1 Gorontalo Utara dan Aqila Najwa Tojib (16) dari MAN Model Kota Gorontalo, untuk melaju ke tingkat nasional.
Sedangkan 25 siswa lainnya akan menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi.
Kedua siswa terpilih ini telah ke Jakarta sejak 21 Juli 2023 untuk mengikuti pemusatan latihan. Sementara itu, para anggota Paskibraka tingkat provinsi telah menjalani karantina sejak 1 Agustus di Hotel El Madinah.
Usai menjalani gladi bersih di Halaman Rujab Gubernur Gorontalo pada pagi hari, kesiapan fisik dan mental Paskibraka mendapat apresiasi dari Wahyudin.
Selama masa karantina, pelatihan telah dimaksimalkan dan perhatian khusus diberikan pada aspek kesehatan dan pola makan peserta.
"Hari ini kami langsung laksanakan gladi bersih dari pagi hingga siang, sementara sore hari kami beri istirahat agar kondisi anak-anak tetap terjaga. Persiapan untuk pelantikan malam ini hingga tanggal 17 Agustus telah dilakukan dengan matang," kata Wahyudin.
Kepala Bidang Pemuda Dispora Provinsi Gorontalo, Yusnan Ahmad, menambahkan bahwa seleksi ini dilakukan dalam waktu tiga hari, dari tanggal 15 hingga 17 Mei 2023.
Prosesnya meliputi tes kesehatan, kepribadian, kesamaptaan, serta tes Pengetahuan dan Pengamalan Pancasila (PBB), intelegensi umum, dan wawasan kebangsaan. Pada hari ketiga, pemantauan dan evaluasi akhir seleksi dilakukan.
"Seleksi dilakukan secara profesional. Peserta dipilih berdasarkan intelektual dan kemampuan masing-masing, dan setiap nilai yang diinput melalui Aplikasi Transparansi Paskibraka BPIP Pusat tidak dapat diubah," tegas Yusnan.