Kamis, 5 Maret 2026

Info Gempa Terkini

Gempa Terkini Kamis 27 Juli 2023, Magnitudo 4.8 di Lokasi Ini

Gempa bumi merupakan peristiwa alam yang tidak dapat diprediksi dengan tepat, oleh karena itu penting bagi masyarakat untuk tetap mengikuti perkembang

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gempa Terkini Kamis 27 Juli 2023, Magnitudo 4.8 di Lokasi Ini
BMKG
Pantauan gempa bumi. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4.8 mengguncang wilayah TAHUNA, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara Kamis dini hari (27/7/2023).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa bumi ini terjadi pukul pukul 00:47:57 WIB.

Episentrum gempa terletak di koordinat 4.95 lintang utara dan 125.10 bujur timur, sekitar 155 kilometer barat laut dari TAHUNA.

Gempa ini memiliki kedalaman sekitar 10 kilometer di bawah permukaan laut. 

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa atau kerusakan material yang disebabkan oleh gempa ini. 

Pihak berwenang juga telah mengimbau kepada masyarakat setempat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan.

Koordinasi dan kewaspadaan diharapkan menjadi prioritas bagi warga dalam menghadapi situasi darurat ini.

Gempa bumi merupakan peristiwa alam yang tidak dapat diprediksi dengan tepat, oleh karena itu penting bagi masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi seperti BMKG dan otoritas setempat.

Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam. 

Saat terjadi bencana yang menimpa umat Islam, mereka memohon perlindungan dan pertolongan kepada Allah.

Dalam keadaan penuh keresahan, ketakutan, dan ketidakpastian, mereka berlindung pada Rabbul 'Alamin dengan doa yang penuh keikhlasan dan keyakinan.

Di tengah kegelapan yang menyelimuti, mereka membuka hati dan berdoa dengan penuh harap agar Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan.

Doa dalam Islam ketika terjadi bencana:

"اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُوْ فَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ وَّأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ"

Transliterasi: "Allahumma rahmataka arjoo, fala takilni ila nafsi tarfata 'aynin, wa aslih li sha'ni kullahu, la ilaha illa anta."

Artinya: "Ya Allah, kepada rahmat-Mu aku berharap, janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri meski hanya sekejap mata, dan perbaikilah segala urusanku. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Engkau."

Manfaat doa ini:

Menenangkan hati: Saat terjadi bencana, ketakutan dan kecemasan dapat merajalela. Doa ini membantu menenangkan hati dan pikiran, karena meyakinkan bahwa hanya Allah-lah yang memiliki kuasa mutlak atas segala sesuatu.

Memohon rahmat Allah: Dalam bencana, kita membutuhkan rahmat dan kasih sayang Allah. Dengan memohon rahmat-Nya, kita berharap agar Allah melindungi dan mengampuni kita di tengah cobaan ini.

Menghindari kesombongan dan ketergantungan diri: Dengan berdoa, kita menyadari keterbatasan diri sebagai manusia.

Kita mengakui bahwa hanya Allah-lah yang mampu menolong dan melindungi, sehingga kita tidak terjebak dalam kesombongan dan ketergantungan pada diri sendiri.

Meminta perbaikan dan bimbingan: Doa ini juga mencakup permohonan agar Allah memperbaiki segala urusan kita.

Kita percaya bahwa hanya Allah yang mampu mengarahkan dan memudahkan segala hal dalam hidup kita.

Menguatkan iman dan tawakal: Dalam menghadapi bencana, doa ini menguatkan iman dan tawakal kita kepada Allah. Kita meyakini bahwa Allah adalah Dzat yang paling layak kita percayai dan bersandar.

Melalui doa ini, umat Islam menemukan ketenangan di tengah cobaan, menguatkan keimanan, dan menghadapinya dengan penuh keyakinan bahwa Allah senantiasa mengabulkan doa hamba-Nya yang tulus dan ikhlas.

Doa ini merupakan bentuk pengabdian dan ketaqwaan kepada Allah, memohon bantuan-Nya dalam segala situasi, termasuk ketika terjadi bencana.(*)
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved