eSport
Fantastis! Skin Senjata dalam Game eSport Counter Strike Ini Terjual Nyaris Rp 4 Miliar
Dilansir TribunGorontalo.com dari situs esport Indonesia, skin bernama Dragon Lore ini laku seharga 267 USD atau sekitar Rp 3,9 miliar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2362023_skin-Dragon-Lore-di-game-eSport-Counter-StrikE.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Penjualan fitur game eSport kembali terjadi. Baru-baru ini dikabarkan sebuah fitur skin terjual hingga miliaran rupiah.
Fitur skin itu ada di game eSport Counter Strike: Global Offensive (CS:GO).
Dilansir TribunGorontalo.com dari situs esport Indonesia, skin bernama Dragon Lore ini laku seharga 267 USD atau sekitar Rp 3,9 miliar.
Skin ini bisa melonjak berkali-kali lipat dari harga normal lantaran memiliki 4 hologram iBP Katowice.
Terlebih, kini CS:GO digadang-gadang akan meluncurkan Counter-Strike 2.
Sejumlah gamers eSport ini mengakui, bahwa skin-skin legendaris dan lawas akan semakin diburu dengan harga yang selangit.
Informasinya, pembeli skin ini adalah investor kosmetik CS, yuQ. Sementara penjualnya adalah sang kolektor skin asal China, Pink Sao Pig.
Nilai penjualan yang fantastis ini pun heboh dan jadi pertanyaan banyak jurnalis eSport.
Perlu diketahui, 4 stiker hologram yang melekat di skini ini adalah yang termahal.
Stiker iBuyPowers Katowice 2014 adalah salah satu stiker paling prestisius yang ada di CS:GO.
“Stiker ini juga menjadi stiker termahal nomor 2 sebelum stiker Titans. Tidak heran jika stiker ini memiliki nilai harga yang sangat fantastis,” dilansir TribunGorontalo.com dari Esport Indonesia, Jumat (23/6/2023).
Lagian, lini skin Dragon Lore ini juga dianggap paling langka dan memang sudah mahal di CS:GO.
Ditambah dengan stok skin ini terbatas. Tak heran harganya bisa selangit.
Selain itu, skin ini juga rupanya pernah dipakai oleh para player terkenal di CS:GO. Sebut saja Oleksandr “s1mple” Kostyljev dan Ilya “m0NESY” Osipov.
“Para kolektor nampaknya tidak mau kelewatan dengan skin langka ini meski harus merogoh kocek cukup dalam,” tulis dalam Espor Indonesia. (*)