Perkemahan Wirakarya Nasional 2023

Dinkes Kabupaten Gorontalo Screaning Peserta Perkemahan Wirakarya Nasional PTK

Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo melakukan screaning kepada para peserta Perkemahan Wirakarya Nasional 2023.

|
Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com/Jil
Dinkes Kabupaten Gorontalo melakukan screaning terhadap peserta Perkemahan Wirakarya Nasional PTK. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo melakukan screaning kepada para peserta Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) 2023.

Sejak pukul 08.00 Wita sudah 80 peserta yang dicek kesehatannya, yakni Provinsi Aceh, Samarinda, NTB, Sulawesi Barat, Papua, Kepulauan Riau, dan Bengkulu.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Yulandi Koem mengungkapkan, satu orang ditemukan mengidap penyakit malaria.

"Peserta itu sudah langsung diberikan pengobatan," kata Yulandi Koem kepada TribunGorontalo.com di Aula IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (20/5/2023).

Pihak Dinkes dibagi menjadi dua tim ini melakukan screaning selama dua hari, mulai pagi hingga sore hari.

Peserta secara keseluruhan berjumlah 1.200 peserta bersama pendamping dari seluruh provinsi di Indonesia.

"Setiap provinsi mengutus peserta. Ada yang mengirim wakil 16 orang, ada juga di bawah 15 orang. Dari Papua tadi 18 orang," ucap Yulandi.

Baca juga: BPS Gorontalo: Petani Jujur saat Sensus Pertanian, Makin Akurat Kebijakan Pemerintah

Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir mengatakan pihaknya ingin memastikan semua peserta dalam keadaan sehat.

Screaning bertujuan mendeteksi penyakit bawaan peserta dari luar daerah, terutama HIV/Aids dan malaria.

Proses screaning dilaksanakan sampai Minggu (21/5/2023).

Peserta mengikuti screaning setiba di lokasi Perkemahan Wirakarya Nasional, kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo.
Peserta mengikuti screaning setiba di lokasi Perkemahan Wirakarya Nasional, kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo. (TribunGorontalo.com/Jil)

Perkemahan Wirakarya Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan (PWN PTK) ini akan berlangsung enam hari, mulai Senin sampai Sabtu (22-27 Mei 2023).

Sekda Roni mengaku bangga Kabupaten Gorontalo bisa dipercayakan sebagai tuan rumah.

Secara tidak langsung, kata dia, PWN PTK termasuk promosi Kabupaten Gorontalo ke peserta berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Kemudian, adanya perkemahan berskala nasional ini disebut bakal meningkatkan pendapatan UMKM di sekitar lokasi bumi perkemahan.

"Tentunya kita juga memanfaatkan momen ini untuk menanam bambu kuning dan kelapa," ungkap Sekda. (*)

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved