Liga Champions
AC Milan Gagal ke Final Liga Champions, Begini Penyesalan Stefano Pioli setelah Kalah dari Inter
Inter yang unggul agregat 3-0 atas AC Milan di semifinal berhasil melaju ke babak Final Liga Champions melawan Manchester City atau Real Madrid.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/stefano-pioli-ac-milan-6-februari-2023.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Harapan AC Milan untuk melaju ke Final Liga Champions pupus setelah kalah dari rival sekota mereka, Inter, dalam pertandingan leg kedua babak semifinal di Stadion San Siro hari ini Rabu (17/5/2023).
Dilansir TribunGorontalo.com dari Sempre Milan, Pelatih AC Milan Stefano Pioli terlihat dalam suasana hati yang sangat kecewa setelah timnya dikalahkan untuk keempat kalinya oleh Inter pada tahun 2023, yang mana kali ini di panggung terbesar Eropa.
Dalam leg pertama pada Kamis (11/5/2023) lalu, AC Milan kalah dengan kebobolan 2 gol hanya setelah 11 menit pertama dimulai, yakni saat tendangan Edin Dzeko dan Henrikh Mkhitaryan memberi Inter supremasi yang tidak pernah mereka sia-siakan.
Leg kedua sama sulitnya bagi skuat Rossoneri karena memungkinkan tim Nerazzurri asugan Simone Inzaghi untuk mengatur permainan dan bertahan untuk membuat frustrasi.
Baca juga: Liga Champions: Kembalinya Rafael Leao Disebut Tetap Tak Bisa Bikin AC Milan Kalahkan Inter
Langkah Inter pun sukses di babak kedua berkat gol Lautaro Martinez di menit ke-74, hingga leg kedua berakhir dengan kekalahan 1-0 AC Milan.
Inter yang unggul agregat 3-0 atas AC Milan kemudian akan menghadapi Manchester City atau Real Madrid di babak Final Liga Champions.
Kepada Sky, Piolo berbicara setelah pertandingan untuk merenungkan malam mengecewakan lainnya untuk AC Milan dan kekalahan derby keempat berturut-turut tanpa mencetak gol, dan komentarnya disampaikan oleh MilanNews.
Baca juga: Lautaro Martinez Disebut Jadi Pemain Penentu Semifinal Liga Champions Inter Vs AC Milan
“Tidak adil berbicara tentang keinginan para pemain, Inter pantas mendapatkannya tetapi berbicara tentang keinginan untuk pemain sepertinya tidak tepat bagi saya,” kata Pioli.
“15 menit pertama leg pertama yang kemudian mempengaruhi pertandingan malam ini juga. Saya pikir kami memiliki babak pertama yang bagus di mana kami menciptakan peluang 2-3, kami bisa mengubah momentum permainan. Sayangnya kami tiba di sini dengan prestasi besar, kami berharap untuk pergi ke final.” jelasnya.
Pioli pun tak segan mengakui bahwa dirinya kecewa dengan gagalnya tim AC Milan melaju ke Final Liga Champions.
“Ya, mau tidak mau memang begitu. Untuk jalan kami, mencapai final akan menjadi sesuatu yang luar biasa, bahkan jika selalu menghitung siapa yang menang. Tidak berhasil adalah kekecewaan besar. Musim yang lebih rumit dari yang kami duga, musim yang mengajari kami banyak hal.” ujar Pioli.
Baca juga: Diisukan Terancam Dipecat Inter Milan, Simone Inzaghi Disebut Masih Layak Latih Nerazzurri
Saat ditanya apakah AC Milan telah memperoleh pencapaian besar dengan berlaga di semifinal Liga Champions, Pioli mengungkapkan:
“Jika seseorang cukup objektif dan melihat jalur tim ini dan grup ini yang merupakan grup termuda yang memenangkan Scudetto, sulit untuk berbicara tentang jalur negatif. Tahun ini kami mencoba bersaing di dua kompetisi yang sangat penting dan sulit."
“Kami memiliki kampanye Liga Champions yang hebat. Tersingkir di semifinal dan dalam derby adalah normal untuk kecewa. Kami kekurangan sesuatu tahun ini, di liga kami tidak bisa memiliki kecepatan yang bisa kami miliki." lanjutnya.
Baca juga: Ada Rafael Leao, Begini Prediksi Formasi AC Milan untuk Leg Kedua Semifinal Liga Champions
Pioli lantas mengingatkan pertandingan AC Milan di Serie A Liga Italia yang hanya tersisa beberapa lagi pada musim ini.
Terlebih AC Milan kini masih berada di peringkat lima klasemen sementara Serie A dengan perolehan 61 poin.
Hal ini mengkhawatirkan karena apabila AC Milan ingin berlaga kembali di ajang Liga Champions musim depan, mereka setidaknya harus mengejar selisih poin dari Lazio atau Inter.
“Penyesalannya adalah untuk musim liga, meski ada tiga pertandingan tersisa dan setelah pertandingan saya mencoba mengangkat moral para pemain saya dengan mengatakan bahwa kami harus menyelesaikan dengan baik karena kami tidak dapat menyelesaikan musim dengan hal-hal negatif." ungkap Pioli.
“Saya yakin, setidaknya bagi saya, bahwa musim yang rumit ini telah mengajarkan banyak hal kepada kami dan kami akan dapat memulai lagi dengan lebih pasti karena basis tim adalah dasar yang sangat baik untuk bekerja.” imbuhnya.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)