PUPR Provinsi Gorontalo

Akan Ada PLTS Terapung Bertenaga 45 Megawat di Danau Limboto

Baru-baru ini, PT Berkeley Energy Indonesia sebagai bermohon ke Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo terkait PLTS tersebut. 

|
Penulis: Risman Taharudin |
istimewa
PLTS Terapung Cirata 145 MW yang terbesar di Asia Tenggara - BKPM 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Danau Limboto, terus digenjot. 

Baru-baru ini, PT Berkeley Energy Indonesia sebagai kontraktor, bermohon ke Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo terkait PLTS tersebut. 

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto mengaku, berbagai pihak apalagi terkait tata ruang, harus bersuara. Termasuk Balai Wilayah Sungai (BWS) yang memang Danau Limboto adalah wewenangnya. 

Kata Handoyo, terdapat juga Perda nomor 9 tahun 2017. Perda itu mengatur kawasan pemanfaatan Danau Limboto

Pemprov akan berkonsultasi ke Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dan kementerian lainnya terkait dengan aturan-aturan yang bisa diambil dalam rangka mengakomodir investor yang akan melaksanakan PLTS terapung di Danau Limboto.

"Hal ini akan dikonsultasikan lagi dengan Kementerian lainnya, apalagi saat ini sedang ada upaya penanganan pemerintah pusat sebab termasuk danau terkritis di Indonesia" tuturnya.

Artinya terkait permohonan rekomendasi tata ruang dari PT Amitara Energy Indonesia terkait pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Danau Limboto, Handoyo Sugiharto menjelaskan jika seluruh anggota FPR sepakat permohonan tersebut masih akan ditindak lanjuti hingga ke Kementerian PUPR Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA), karena Danau Limboto merupakan salah satu danau kritis di Indonesia.

Sementara itu, Yogi Adhi Satria PT Berkeley Energi Indonesia mengatakan, perihal PLTS terapung, ia masih menunggu persetujuan pemerintah pusat.

"Saat ini kami diminta untuk menunggu, sebab saat ini masih akan dikoordinasikan dengan Kementerian terkait," jelasnya.

Dirinya sangat berterimakasih kepada Pemprov Gorontalo yang sangat support terkait investasi energi terbarukan di Gorontalo.

Alasan memilih PLTS di Danau Limboto, sebab awalnya perusahaan melangsungkan diskusi dengan Bupati Gorontalo terkait PLTS terapung.

Kata Yogi, usai melangsungkan komunikasi bersama Bupati Gorontalo, dirinya mendapat tawaran untuk pembangunan PLTS terapung di Icon Kabupaten Gorontalo, dalam hal ini Danau.

"Kehadiran kita di sini untuk pemberdayaan Danau Limboto, apalagi ada isu terjadi kekeringan, maka kehadiran kita sebagai energi terbarukan ini untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Adapun soal PLTS ini dibahas dalam Rapat Forum Penataan Ruang (FPR) di aula sekretariat  dinas, Rabu (12/4/2023). (*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved