Pemkot Gorontalo
Sudah Saatnya Digitalisasi Layanan PDAM Se-Gorontalo, Marten: Petugas tak Perlu Keliling
Marten sebagai ketua dewan pengawas Asosiasi Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum Seluruh Indonesia (ASDEPAMSI) menyampaikan hal itu dalam...
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Marten Taha mengungkapkan sudah saatnya layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Se-Gorontalo didigitalisasi.
Marten sebagai ketua dewan pengawas Asosiasi Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum Seluruh Indonesia (ASDEPAMSI) menyampaikan hal itu dalam sambutan rapat kerja teknis ASDEPAMSI di Surabaya, (7/03/2023).
"Ini penting. Digitalisasi PDAM sudah saatnya mampu untuk kita lakukan," kata Marten Taha, Wali Kota Gorontalo tersebut.
Menurut Marten, dengan begitu setidaknya bisa mempermudah petugas lapangan saat mengukur pemakaian air di setiap rumah warga.
"Pemeriksaan meter air tidak perlu lagi petugas lapangan keliling-keliling," imbuh Marten.
Penerapan digitalisasi pada PDAM juga dianggap bisa mengurangi kebocoran.
"Tingkat kebocoran itu bukan hanya disebabkan oleh air. Tapi bisa saja dari sisi administrasi," jelasnya.
Administrasi yang dimaksud adalah pencatatan meteran air pada instalasi pengolahan, dengan yang ada di rumah warga, atau para konsumen PDAM itu pasti terjadi perbedaan waktu.
Hal itu yang dikhawatirkan riskan terjadi perbedaan jumlah saat dicatat, dan saat pendistribusian air bersih. Sehingga bisa terjadi kebocoran.
"Kalau kita melakukan Digitalisasi, kita bisa mengurangi kemungkinan kebocoran tersebut," tegas Marten. ADV(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/832023_Marten-Taha.jpg)