Jumat, 6 Maret 2026

Inter Milan: Romelu Lukaku atau Edin Dzeko, Siapa yang Pantas Temani Lautaro Martinez di Lini Depan?

Inter Milan pertimbangkan antara Romelu Lukaku dan Edin Dzeko mengenai siapa yang lebih pantas untuk mendampingi Lautaro Martinez di lini depan.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Inter Milan: Romelu Lukaku atau Edin Dzeko, Siapa yang Pantas Temani Lautaro Martinez di Lini Depan?
AFP/GIUSEPPE CACACE
Striker Inter Milan Lautaro Martinez (kanan) dalam pertandingan sepak bola Piala Super Italia atau Supercoppa Italian antara AC Milan vs Inter Milan di Stadion Internasional King Fahd di Riyadh, Arab Saudi pada Kamis 19 Januari 2023. Terbaru dikabarkan bahwa Inter Milan sedang dalam pertimbangan untuk menentukan antara Romelu Lukaku dan Edin Dzeko terkait siapa yang lebih pantas untuk mendampingi Lautaro Martinez di lini depan skuat Nerazzurri. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Inter Milan tengah berada dalam pertimbangan untuk menentukan antara Romelu Lukaku dan Edin Dzeko terkait siapa yang lebih pantas untuk mendampingi Lautaro Martinez di lini depan skuat Nerazzurri.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Football Italia pada Rabu (8/3/2023), perdebatan tentang siapa yang harus bermitra dengan Lautaro Martinez di lini depan Inter Milan adalah pertanyaan yang ada di benak sang pelatih Simone Inzaghi dan fans.

Selain itu, statistik menjelaskan siapa antara Lukaku dan Dzeko yang layak mendapat tempat sebagai starter XI Inter Milan.

Lautaro Martinez telah terbukti sangat diperlukan oleh unit penyerang Nerazzurri selama beberapa musim terakhir.

Baca juga: Prediksi Serie A Spezia Vs Inter Milan: Lini Belakang Nerazzurri Tak Dibikin Repot Tuan Rumah

Namun sistem Inzaghi bergantung pada dua penyerang tengah yang bermain secara bersamaan.

Dzeko dan Lukaku telah menjadi opsi pilihan untuk bermain bersama 'El Toro'.

Tetapi keduanya tidak dalam performa yang sangat produktif di tahun 2023.

Baca juga: Timnya Sukses Sambut Lecce, Inzaghi Pilih Fokus Pencapaian Inter Milan Ketimbang pada Penyesalan

Dalam hal gol yang dicetak sepanjang musim, pemain Bosnia (Dzeko) memimpin pemain Belgia (Lukaku) dengan penghitungan 11 banding empat di semua kompetisi.

Inzaghi telah menghadiahi upaya Dzeko dengan posisi starter XI dalam susunan pemain Inter Milan untuk sebagian besar pertandingan besar mereka musim ini.

Sedangkan, Lukaku belum mencapai level meteorik yang dia mampu di Serie A sejak kembali ke Stadion Giuseppe Meazza dengan status pinjaman dari Chelsea pada Agustus tahun lalu.

Baca juga: Ingin Turunkan Usia Rata-rata Skuat di Musim Panas, Inter Milan Targetkan Musah dan Scalvini

Masalah kebugaran telah memainkan peran utama dalam kurangnya menit Lukaku sang pencetak gol terbanyak Belgia, terutama di tahap awal musim.

Namun, indikasi positifnya adalah Lukaku telah mencetak dua gol dari dua penampilannya untuk Inter Milan dalam ajang Liga Champions.

Adapun meski Dzeko membanggakan jumlah gol yang lebih impresif di Serie A Liga Italia, tampaknya Lukaku relatif lebih efektif dalam menciptakan peluang bagi rekan setimnya di Inter Milan.

Baca juga: Bandingkan Dua Kiper Inter Milan Andre Onana dan Samir Handanovic, Begini Kata Pelatih Bologna U19

Menurut statistik yang diberikan oleh Gazzetta dello Sport, Lukaku rata-rata menciptakan 1,33 peluang per pertandingan di Serie A dan 1,5 di Liga Champions, dibandingkan dengan Dzeko 1,17 di dalam negeri dan 1,05 di Eropa.

Statistik Lukaku agak miring dengan menit terbatas dan penampilannya yang cenderung datang dari bangku cadangan di babak kedua.

Saat ini, dia rata-rata mencetak gol setiap 19,5 menit di Liga Champions.

Baca juga: Inter Milan Jadikan Alessio Cragno sebagai Kandidat untuk Gantikan Samir Handanovic

Namun, ceritanya berbeda di Serie A, di mana Dzeko memimpin Lukaku dalam hal gol yang dicetak 0,28 per 90 menit, gol yang diharapkan 0,51 per pertandingan dan total assist 0,18 per 90.

Dalam jangka pendek, tidak mengejutkan melihat Dzeko yang berusia 36 tahun mempertahankan tempatnya di starting line-up Inter Milan asuhan Inzaghi, khususnya di laga Serie A.

Terlepas dari performanya yang kurang mencetak gol musim ini, Lukaku masih memiliki banyak pengalaman untuk ditawarkan kepada pelatihnya, terutama di Liga Champions.

Baca juga: Kimpembe Cedera, PSG Disebut Menyesal Tak Datangkan Milan Skriniar dari Inter Milan Lebih Awal

Jangka panjang, Inter menghadapi teka-teki yang berbeda.

Untuk diketahui, kontrak Dzeko akan berakhir pada akhir musim, sementara itu, Lukaku akan kembali ke Chelsea secara default dan kemudian Inter Milan akan memutuskan apakah akan membuka pembicaraan dengan The Blues lagi, seperti yang dijelaskan CEO Inter Milan Beppe Marotta baru-baru ini.

Semua indikasi mengarah ke Nerazzurri yang memiliki jendela transfer musim panas yang sibuk terkait dengan lini serang mereka, apakah itu dengan pembaruan internal atau mencari mitra Lautaro Martinez di tempat lain musim depan.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved