Warga Asal Madura Ini Tawarkan Jasa Bekam Pakai Tanduk Sapi
Empat warga asal Madura menawarkan jasa pijat dan bekam menggunakan tanduk sapi
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Empat warga asal Madura Jawa Timur menawarkan jasa pijat dan bekam memakai tanduk sapi di wilayah Gorontalo.
Usai ibadah salat Jumat, mereka mulai melayani pasien di pelataran Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo.
Mula-mula, pria berkemeja flanel hitam menyalakan api dan dimasukkan ke rongga tanduk sapi. Lalu tanduk tersebut dijadikan sebagai pengganti gelas bekam.
Semenit kemudian, tanduk tadi dilepas, pasien dioleskan minyak sembari diurut.
Menurut Heri, layanan jasa bernama Bekam Al Hijamah ini masuk ke Gorontalo sejak tahun 2015. Tetapi, saat itu mereka masih berpindah-pindah wilayah.
Pada tahun 2018, Heri dan tiga temannya menyewa rumah di Jl John Ario Katili Kota Gorontalo. Setiap pagi hingga petang mereka mengunjungi area perkantoran untuk menawarkan jasa bekam.
"Kita biasa masuk kantor-kantor sampai polda, pak," ucap Heri dengan logat Madura.
Baca juga: Datang Bersama Fajar Sad Boy, Denny Cagur Puji Keindahan Gorontalo
Layanan bekam ini diyakini bisa menyembuhkan berbagai penyakit, seperti asam urat, kolesterol, sakit pinggang, sakit kepala, darah tinggi, migrain, kencing manis, wasir, maag, dan lain sebagainya.
Pasien akan dikenakan tarif jasa sebesar Rp 100 ribu. Dosis obatnya pun memiliki standarnya masing-masing, disesuaikan keluhan pasien.
Pantauan TribunGorontalo.com, seorang warga tengah menjalani proses bekam. Pria bernama Bambang itu mengeluhkan penyakit kolesterol.
Warga Kelurahan Ipilo ini begitu menghayati pijatan dari petugas bekam. Kedua kakinya dipenuhi tanduk sapi. Namun, setelah itu dirinya mengaku lebih rileks.
Sesekali terdengar Bambang dibisikkan jenis-jenis pantangan yang wajib dihindarinya selama proses bekam.
Saat dipertanyakan alasan menggunakan tanduk sapi, pemilik bekam Al Hijamah berdalih bahwa pengobatan seperti itu sudah tradisi turun-temurun di daerahnya.
"Tanduk itu lebih alami dan efektif mengobati penyakit oleh orang-orang zaman dahulu," ujar Heri kepada TribunGorontalo.com.
Baca juga: Dealer Hyundai Gorontalo Kini Sedia Suku Cadang Asli dan Servis Semua Tipe Mobil
Heri mengungkapkan, tanduk sapi hasil pemotongan kurban itu dicuci dan direbus. Selanjutnya, tanduk dikerok menggunakan beling. Proses pembuatannya selama satu hari.
Dia mengaku sudah melayani puluhan warga Gorontalo. Setiap hari mereka biasanya mendapat orderan 4-5 orang.
Tribunners, apabila kamu tertarik menggunakan jasa bekam Al Hijamah ini, silakan hubungi 085336127800. Mereka bersedia memberikan pelayanan di rumah warga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bekam2.jpg)