Gorontalo Kemarin

Gorontalo Kemarin: Operasi Bibir Sumbing di RSUD Ainun Habibie dan Karawo Jadi Cendera Mata

Puluhan artikel dipublikasi pada Jumat (13/1/2023) kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Proses operasi sumbing di RS Ainun. 

Puluhan artikel dipublikasi pada Jumat (13/1/2023) kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali. Masih relevan dibaca hari ini, Sabtu(/1/2023), apalagi menempati Top News dalam 24 jam terakhir.

RSUD Ainun Habibie Sukses Operasi Bibir Sumbing Standar Internasional

 

Proses operasi sumbing di RS Ainun.
Proses operasi sumbing di RS Ainun.(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - RSUD Ainun Habibie, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dan Yayasan Anugerah Sentosa serta Smile Train Indonesia, sukses melakukan operasi bibir sumbing kepada sejumlah pasien dengan teknik standar internasional.

Hal ini disampaikan oleh Agus Santoso Budi, Ketua Tim dokter dari Yayasan Anugerah Sentosa yang berafiliasi dengan Smile Train.

“Tim kami gabungan ahli bedah plastik, ahli anestesi yang berasal dari Yogyakarta, Cirebon, Surabaya dan dari Luwuk dengan jumlah 10 orang,” kata Agus Santoso Budi dalam siaran pers Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Kamis (12/1/2023).

Menurut Agus Santoso Budi, RSUP Ainun Habibie telah didaftarkan sebagai rumah sakit afiliasi Smile Train Internasional yang levelnya akan sama dengan rumah sakit internasional dalam penanganan operasi bibir sumbing.

Dalam operasi bibir sumbing ini jumlah pasien yang mendaftar sebanyak 54 orang, sebanyak 51 orang berhasil dioperasi dan 3 orang dinyatakan belum bisa dioperasi karena tidak memenuhi syarat.


Baca Selengkapnya

Kejagung Tahan 4 Tersangka Pelaku Korupsi Proyek Satelit

Tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123 Bujur Timur (BT).
Tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123 Bujur Timur (BT).(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penahanan terhadap empat orang tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan satelit slot orbit 123 Bujur Timur (BT) kontrak sewa satelit Artemis Avanti pada 2015 di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Ketut Sumedana menyatakan, empat orang tersangka yang dilakukan penahanan yaitu AW selaku Komisaris Utama PT DNK, SCW selaku Direktur Utama PT DNK, Laksamana Muda (Purn) AP selaku Mantan Direktur Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan periode Desember 2013 sampai dengan Agustus 2016 dan TVH selaku Warga Negara Asing (tenaga ahli PT DNK).

"Keempat orang tersangka dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung," kata Sumedana dalam keteranganya, Jumat (13/1/2023).

Pada saat dilakukan pemeriksaan dan tindakan penahanan oleh Penyidik Koneksitas, para tersangka dalam kondisi sehat serta kooperatif serta didampingi oleh Penasihat Hukum.

Menurut Sumedana, tindakan penahanan terhadap para tersangka dilaksanakan dalam rangka pelimpahan perkara ke tahap penuntutan sesuai dengan Pasal 21 Ayat (1) dan Ayat (4) KUHAP tentang syarat objektif dan subjektif.


Baca Selengkapnya

Hadapi Barcelona di Final Piala Super Spanyol: Pemain Real Madrid Cedera

Aurelien Tchouameni-Eder Militao -David Alaba-Eduardo Camavinga. Real Madrid akan mengincar untuk memenangkan Piala Super Spanyol untuk yang ke-13 kalinya dalam sejarah mereka ketika menghadapi Barcelona di kompetisi final pada Minggu malam.
Aurelien Tchouameni-Eder Militao -David Alaba-Eduardo Camavinga. Real Madrid akan mengincar untuk memenangkan Piala Super Spanyol untuk yang ke-13 kalinya dalam sejarah mereka ketika menghadapi Barcelona di kompetisi final pada Minggu malam.(Kolase TribunGorontalo.com)
Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved