PEMPROV GORONTALO
Menteri Pertanian Malaysia Tergiur Jagung Gorontalo, Berjanji Datang dalam Waktu Dekat
Hal itu berkat Hamka Hendra Noer yang bertemu dirinya di kota Putrajaya, pusat pemerintahan Malaysia, Rabu (11/1/2023).
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia, Tuan Haji Mohamad Sabu rupanya tergiur jagung Gorontalo.
Hal itu berkat Hamka Hendra Noer yang bertemu dirinya di kota Putrajaya, pusat pemerintahan Malaysia, Rabu (11/1/2023).
Hamka memamerkan potensi jagung Gorontalo itu ke Tuan Haji Mohamad Sabu. Pj Gubernur Gorontalo itu bahkan membeberkan peluang untuk mengekspornya ke Malaysia.
Menurut Hamka, potensi jagung Gorontalo menjadi salah satu sektor penting yang layak dikerjasamakan.
Apalagi, terungkap dalam pertemuan Hamka dengan Mohammad Sabu, selama ini kebutuhan jagung Malaysia lebih banyak di impor dari Brazil, Argentina dan Ukraina.
“Ini menjadi peluang buat Gorontalo karena jarak kita yang lebih dekat dan tentu saja harganya yang relatif lebih murah,” kata Hamka.
Pertemuan ini semakin serius tatkala Menteri Pertanian dan Keterjaminan Makanan Malaysia berjanji dalam waktu dekat akan berkunjung ke Gorontalo.
Menteri yang baru dilantik 3 Desember 2022 di era pemerintahan Perdana Menteri Anwar Ibrahim itu ingin serius menjalin kerja sama dengan Gorontalo.
Selama dua hari kunjungan ke Malaysia, Hamka menyebut sudah menemui banyak calon investor. Ketertarikan mereka dalam banyak aspek.
Penjagub Hamka tak ingin muluk-muluk, ia mau kerja sama ini lebih kongkrit dan segera dapat dirasakan oleh masyarakat Gorontalo.
“Semua pertemuan bisnis saya layani, dalam artian kami temui. Ada yang investasi di bidang perhotelan, di sektor perikanan dan lain lain. Tapi terus terang saya sampaikan ke Pak Kadis Pertanian, kita harus fokus. Satu saja dulu soal jagung, kalau ini berhasil tentu saja investasi lain akan masuk dengan sendirinya,” bebernya.
Lantas bagaimana ini supaya kerja sama antar negara ini lebih konkrit. Penjagub Hamka sudah punya langkah langkah strategis.
Ia membeberkan kerja sama akan dilakukan secara B to B atau business to business. Caranya dengan menghidupkan kembali Badan Usaha Milik Daerah (BUMN) yang sudah bertahun tahun mati.
“Nah BUMD ini sudah lama mati. Kemarin di Gorontalo kita sudah menggelar rapat dan menghidupkan kembali BUMD ini. Aset asetnya kita data lagi, organisasinya kita restrukturisasi. Semoga ikhtiar ini berhasil,” sambungnya.
Hamka diketahui Alumni S3 Universiti Kebangsaan Malaysia. Inilah yang membuatnya memiliki jejaring pertemanan di Negeri Jiran untuk menjajaki kerja sama dan investasi untuk daerah. Advertorial (*)
Ikuti TribunGorontalo.com di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1212023_panen-jagung.jpg)