Liga 3 Gorontalo
Dua Kali Liga 3 Gorontalo Batal Dilanjutkan, Pemain dan Penonton Merasa di-PHP
Pasalnya, dua kali Liga 3 Gorontalo dijadwalkan, dua kali pula rupanya gagal. Alasan pertama karena belum adanya izin kepolisian.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemain maupun pencinta bola di Gorontalo merasa diberi harapan palsu (PHP) oleh otoritas penyelenggara Liga 3 Gorontalo.
Pasalnya, dua kali Liga 3 Gorontalo dijadwalkan, dua kali pula rupanya gagal. Alasan pertama karena belum adanya izin kepolisian.
Sementara alasan kedua, karena Stadion Merdeka sebagai lokasi pertandingan, belum disetujui oleh pihak keamanan. Sejumlah fasilitas disebut belum memadai.
Asprov PSSI Gorontalo sebelumnya menjadwalkan liga amatir Gorontalo itu pada 17 Desember 2022 lalu. Namun kemudian batal.
Selanjutnya, pertandingan dijadwalkan lagi pada Minggu 8 Januari 2023. Lagi-lagi, beberapa jam jelang pertandingan, kembali diumumkan batal.
Informasinya, Stadion Merdeka Kota Gorontalo masih akan ditinjau tim Auditor Bareskrim Polri.
"Masih ada satu lagi persyaratan yang harus dipenuhi oleh Asprov terutama untuk keamanan, yaitu harus mendatangkan Auditor Bareskrim untuk melihat keadaan stadion yang akan digunakan," ungkap Kepala Persidago Romy Malanua kepada TribunGorontalo.com di Stadion 23 Januari, Telaga.
Harapan Romy, Liga 3 Gorontalo bisa segera dimulai. Terutama, agar bisa digelar dengan aman dan sesuai aturan.
Terlebih, Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pelaksanaan lanjutan Liga 3 Gorontalo ini tak mudah.
Banyak perizinan keamanan yang harus dipenuhi oleh Asprov PSSI Gorontalo.
“Ini untuk kelancaran Liga 3 Gorontalo, agar dapat berjalan aman dan tertib,” tuturnya.
Sebetulnya jika dibandingkan antara Stadion Merdeka Kota Gorontalo dan Stadion 23 Januari Telaga, Kabupaten Gorontalo, keduanya memiliki kekurangan masing-masing.
“Kalau dilihat dari kelayakan lapangan, Stadion 23 Januari Telaga yang layak, kalau dilihat dari sisi keamanan Stadion Merdeka yang cocok,” pungkasnya.
Sementara, pihak Asprov PSSI Gorontalo dan Tim EXCO Bidang Kompetisi saat dihubungi TribunGorontalo.com belum memberikan tanggapan.
Seorang pencinta bola, Amran Ahmad ketika dimitai tanggapan mengaku seperti di-PHP oleh liga 3 Gorontalo. Kendati, ia sangat menunggu kelanjutan liga tersebut.
"PHP ini dorang (mereka) am. Saya tunggu-tunggu itu pertandingan Liga 3 Gorontalo," katanya, singkat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/8123-Persekota.jpg)