Christine Bahsoan Minta Kaum Perempuan Mandiri dan Tak Jadi Objek Pelecehan Seksual
Hal ini karena budaya patriarki yang masih mengakar di kalangan masyarakat. Katanya, sistem masyarakat sejauh ini masih menjadikan perempuan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/22122022_Ketua-Gapeksindo-Christine-Bahsoan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Ketua Gapeksindo, Christine Bahsoan mengatakan, sejauh ini perempuan menjadi objek atas tindak kekerasan serta pelecehan seksual.
Hal ini karena budaya patriarki yang masih mengakar di kalangan masyarakat. Katanya, sistem masyarakat sejauh ini masih menjadikan perempuan seolah lemah dan tidak bisa bersaing dengan kaum lelaki lainnya.
Pola pikir inilah yang menempatkan perempuan hanya pada wilayah dapur dan kasur, padahal sejatinya perempuan bisa pula melakukan hal yang sama seperti laki-laki.
Artinya, selama sistem sosial yang menempatkan pria sebagai pemegang kekuasaan utama dan mendominasi dalam peran kepemimpinan politik, otoritas moral, hak sosial, dan penguasaan properti, kekerasan akan terus ada.
"Sehingganya dengan dialog yang dilangsungkan ini menjadikan spirit baru bagi semua kaum perempuan agar mandiri sehingga tidak hanya menjadi objek atas pelecehan dan kekerasan." tuturnya dalam acara 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP) yang dirangkaian dengan Hari Ibu, Kamis (22/12/2022) di Hotel Damhil, Kota Gorontalo.
Sebagai Ketua Gapeksindo, Christine mengatakan, hasil edukasi yang disampaikan melalui dialog ini akan disosialisasikan kepada seluruh masyarakat di wilayah Gapeksindo.
Terlebih kata Christine, karena diberikan pula sebagai Ketua IKBA SMP Negeri 7 Gorontalo, pihaknya akan mensosialisasikan materi-materi yang didapatkan pada dialog hari ini kepada seluruh masyarakat alumni IKBA SMP Negeri 7.
Tujuannya, agar semua orang menjadi pelopor dalam mencegah terjadinya tindakan kekerasan kepada perempuan.
"Saya juga akan sosialisasi ke generasi di SMPN 7 Gorontalo bersama pengurus agar pencegahan itu kita mulai sejak dini, " Jelasnya.
Katanya, agar masyarakat terlebih generasi khususnya kaum perempuan mandiri dan bangkit bersama dari aspek perekonomian, maka ke depan akan mendorong lahirnya kegiatan Cipta UMKM yang nantinya akan dimotori oleh Pengurus IKBA SMP 7 Gorontalo. (*)