PLN Gorontalo
Kini Aplikasi PLN Mobile Telah Diunduh Lebih 100 Ribu Pengguna di Gorontalo
Data dari Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Gorontalo, tercatat sebanyak 155.206 pengguna telah mengunduh PLN Mobile per Kamis (15/12/2022).
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Dinie S Awwali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/151222-ilustrasiPLNMobile.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Saat ini, aplikasi PLN Mobile telah diunduh lebih 100 ribu pengguna di Gorontalo.
Data dari bagian Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Gorontalo, tercatat sebanyak 155.206 pengguna telah mengunduh aplikasi PLN Mobile per hari Kamis, (15/12/2022).
Menurut Wisena Perceka, pegawai bidang Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Gorontalo jumlah tersebut dihitung secara keseluruhan total pengguna.
"Ini dihitung secara total, perwilayah ada lagi datanya," ungkap Wisena saat ditemui TribunGorontalo.com di kantor PLN UP3 Gorontalo, Kamis (15/12/2022).
Untuk data perwilayah sebagai berikut:
Pengguna di wilayah layanan PLN Limboto sebanyak 46.986 pelanggan, layanan PLN Kwandang 18.265 pelanggan, layanan PLN Telaga 61.200 pelanggan, dan di layanan PLN Marisa 28.755 pelanggan.
PLN Mobile merupakan super apps dari PLN yang dapat digunakan oleh pelanggan untuk mengakses seluruh layanan dari PLN secara mudah melalui telepon genggam pelanggan.
Dalam aplikasi ini, masyarakat bisa melakukan pembayaran tagihan listrik dan pembelian token listrik, pengajuan tambah daya serta pemasangan baru, melakukan pengaduan gangguan maupun keluhan, monitoring penggunaan listrik bulanan, dan masih banyak layanan lainnya yang bisa diakses secara langsung oleh pengguna.
Menurut Husnul Mubarok Bidang Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PLN UP3 Gorontalo, tujuan dibuatnya PLN Mobile agar masyarakat bisa mudah mengakses layanan PLN dari manapun dan kapanpun.
"Aplikasi ini tentunya transparan, pelanggan bisa mengetahui berapa biaya yang harus dibayar dan dapat menghindari percaloan yang saat ini menjadi keluhan pelanggan PLN," ucap Mubarok.
Lebih lanjut Mubarok mengatakan, banyak warga belum mengenal aplikasi yang multiguna dan banyak fitur canggih ini.
Saat terjadi pemadaman, masyarakat tak perlu lagi datang ke kantor PLN untuk melaporkan permasalahan tersebut.
"Kebanyakan masyarakat Gorontalo itu mengenal PLN ketika listrik di rumah mereka padam, dari situ kami meluncurkan aplikasi ini, guna menghadapi keluhan masyarakat," pungkasnya.
Baca juga: Dukungan PLN Terhadap Pemulihan Ekonomi Diganjar Top BUMN Awards 2022 Kategori Korporasi
Dilansir dari pln.co.id, total pengguna PLN Mobile di Indonesia telah mencapai 35 juta lebih pengguna dengan tingkat kepuasan 4,8 dari skala 5 di Play Store pada Kamis (1/12/2022).
Artinya, aplikasi yang dikembangkan oleh PT PLN (Persero) ini mendapat respons positif dari masyarakat.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo Chief Transformation Officer menjelaskan, selama 2,5 tahun PLN melakukan transformasi secara masif. Salah satunya melalui digitalisasi di berbagai aspek, dari pembangkit, transmisi, keuangan, pengadaan hingga layanan ke pelanggan.
“Business process yang tadinya berbelit, business process yang tadinya kompleks, kita bongkar, kita ringkas, kita sederhanakan,” ungkapnya.
Darmawan menjelaskan dengan transformasi ini, pelayanan PLN menjadi jauh lebih cepat.
PLN melakukan transformasi penanganan gangguan dengan mengintegrasikan aplikasi PLN Mobile lewat virtual command center dan yantek optimization.
“Performance petugas-petugas PLN di lapangan yang sebelumnya tidak terukur, kini terukur dan termonitor langsung oleh pelanggan, juga manajemen PLN hingga ke tingkat atas. Hal ini membuat kepercayaan masyarakat meningkat untuk menggunakan PLN Mobile,” tutup Darmawan. (*)