Kamis, 5 Maret 2026

Nataru Gorontalo 2022

Pemerintah Rutin Pantau Komoditas Pangan Jelang Nataru Gorontalo 2022

Pemantauan harga pangan di pasar-pasar dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). 

Tayang:
zoom-inlihat foto Pemerintah Rutin Pantau Komoditas Pangan Jelang Nataru Gorontalo 2022
TribunGorontalo.com/Jil
Pj Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer (ketiga dari kiri) tengah mengecek stok minyak goreng di salah satu gudang. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Provinsi Gorontalo rutin melakukan operasi pasar jelang perayaan natal dan tahun baru (nataru) 2022. 

Pemantauan harga pangan di pasar-pasar dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). 

Sejumlah pangan yang dipantau di antaranya minyak goreng, beras, bawang merah, bawang putih.

Pemerintah memastikan, stok pangan di pasaran tersedia, sehingga meminimalisir potensi lonjakan harga serta inflasi akhir tahun. 

"Rupanya stok di lapangan tersedia dengan baik. Jadi sebetulnya dari aspek pihak distributor, kita cukup untuk menghadapi natal dan tahun baru," ujar Pj Gubernur saat mengunjungi gudang distributor minyak goreng, CV Cipta Langgeng Mitra Sukses, Senin (12/12/2022) kemarin. 

Dalam sehari saja, Pj Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer mengaku mendatangi 15 titik pasar. 

Selain operasi pasar, upaya mencegah lonjakan harga dilakukan dengan menggelar pasar murah. Biasanya, seluruh komoditas dijual setengah harga pasaran. 

“Pemerintah juga melakukan pasar murah. Itu sangat berpengaruh," jelas dia. 

Pemprov Gorontalo sejatinya menggelar pasar murah hingga 28 Desember 2022. Hamka berharap konsumsi pangan masyarakat terjaga, dan harga tetap stabil. 

"Oleh sebab itu, kami ini Forkopimda, Kepala BI, Bulog, Kabinda mengecek di lapangan untuk memastikan bahan konsumsi pangan itu tersedia dengan baik," tandas dia. 

Dalam kesempatan sama, Kepala BULOG Sub Divre Gorontalo, Munafri Syamsuddin mengatakan, saat ini stok beras tersedia 300 ton pada tiga gudang di Kota Gorontalo, Boalemo, dan Pohuwato. 

Munafri juga memastikan penambahan 1000 ton beras dari Sulawesi Selatan yang akan tiba di akhir Desember nanti. 

"Insha Allah ketika 1000 ton masuk, berarti nanti kekuatan stok BULOG itu ada 1.300 ton. Berarti, sampai bulan April 2023 kita aman," ucap Munafri kepada awak media. 

Disamping itu, BULOG juga bekerja sama dengan CV Cipta Langgeng Mitra Sukses dan membeli 25 ton gula pasir. 

"Dan itu juga kita jual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dijual seharga Rp 13.500. Karena itu perintah dari kementerian yang harus kami patuhi," ungkap Munafri. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved