Perawatan RTH Simpang Lima Kota Gorontalo Belum Jadi Prioritas Pemkot

Kata Ibrahim Gobel, ia terakhir melakukan pemeliharaan RTH itu sejak 2018 silam. Ia terakhir menerima upah tahun tersebut, dan hingga kini setahu dia,

TribunGorontalo.com
Potret kolam di tengah RTH simpang lima Kota Gorontalo. 
Laporan Sri Aprilia Mayang

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ruang Terbuka Hijau (RTH) di sudut simpang lima Kota Gorontalo sudah 4 tahun tak dirawat. 

Kata Ibrahim Gobel, ia terakhir melakukan pemeliharaan RTH itu sejak 2018 silam. Ia juga terakhir menerima upah di tahun tersebut, dan hingga kini setahu dia, tak ada lagi petugas yang merawat RTH itu. 

RTH simpang lima awalnya milik Pemerintah Provinsi Gorontalo. Namun pada tahun 2019, RTH ini dihibahkan kepada Pemerintah Kota Gorontalo

RTH simpang lima berada di sudut timur kawasan bernama perlimaan tersebut. Luas wilayah ini sekitar 489,72 meter persegi. 

"Tahun 2019 Pemerintah Kota Gorontalo sebagai penerima hibah, sudah melewati 12 tahapan proses hibah RTH itu berdasarkan aturan, termasuk tujuan perencanaan dan proses pemeliharaan," ujar Kepala Bidang Aset Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Gorontalo, Iwan Lakoro.

Sayangnya, menurut Herni Suratinoyo Kepala Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Gorontalo, pihaknya belum memprioritaskan pemeliharaan RTH simpang lima.

Bahkan kata dia, hingga 2023 nanti, tak ada anggaran yang bisa digunakan untuk pemeliharaan RTH simpang lima. 

"Biaya pemeliharaan dalam kurun waktu yang dekat untuk RTH Simpang Lima ini belum ada, di tahun 2023 saja hanya 3 taman yang sudah masuk dalam rencana anggaran yakni RTH Kota Tengah, Taman Taruna, dan Taman Keren di Moodu," tukas dia. 

Kendati begitu, kini RTH simpang lima dalam kondisi tidak terawat. Cat dinding terkelupas. Lalu air mancur kini tidak berfungsi. Airnya tampak berlumut. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved