Kiper Inter Milan Dicoret dari Skuad Kamerun di Piala Dunia, Yakin Tak Menyesal?
Kiper Inter Milan Andre Onana dicoret dari skuad timnas Kamerun untuk berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar.
Penulis: Ananda Putri Octaviani | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Aksi-Andre-Onana-lakukan-penyelamatan-laga-Inter-Milan-vs-Barcelona-Liga-Champions.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Kiper Inter Milan Andre Onana dicoret dari skuad timnas Kamerun untuk berlaga di Piala Dunia 2022 Qatar.
Dikabarkan TribunGorontalo dari BolaSport, dicoretnya Andre Onana ini karena sang penjaga gawang yang selalu memperkuat Inter Milan di Liga Champions musim 2022-2023 itu berselisih dengan pelatih timnas negaranya, Rigobert Song.
Perselisihan antara Andre Onana dan sang juru taktik terjadi menjelang matchday kedua Grup G Piala Dunia 2022 Qatar.
Baca juga: Setelah Denmark Vs Prancis: Simon Kjaer Puji Mbappe dan Ingin Theo Hernandez Tetap di AC Milan
Baca juga: Olivier Giroud Sebut Thierry Henry Sering Kirim Pesan setelah Cetak Gol di AC Milan dan Prancis
Dalam laga itu Kamerun harus berduel dengan timnas Serbia di Al Janoub Stadium, Senin (28/11/2022) sore WIB.
Kabar perselisihan keduanya ini seperti disampaikan oleh laporan jurnalis kenamaan asal Italia, Fabrizio Romano.
Romano mengungkapkan, Onana dan Rigobert Song berselisih karena persoalan gaya bermain yang penjaga gawang.
Sang pelatih menginginkan agar Andre Onana mengubah gaya bermainnya menjadi lebih tradisional.
Ia menilai, gaya bermain seperti itu akan lebih cocok dengan permainan Kamerun.
Namun, Onana menyatakan penolakan. Ia tak ingin mengikuti perintah dari sang juru taktik timnasnya.
Hal itu berbuntut pada tidak diikutsertakannya Onana dalam skuad Kamerun saat menghadapi Serbia.
"Andre Onana dikeluarkan dari skuad Kamerun vs Serbia," begitu isi cuitan Romano di Twitter pribadinya, dikutip BolaSport.com.
"Alasannya adalah diskusi dengan pelatih kepala karena dia bersikeras untuk gaya penjaga gawang yang berbeda, lebih 'tradisional'."
"Onana tidak punya niat untuk mengubah gayanya, situasi tegang dan dia dikeluarkan," lanjut tweet tersebut.
Baca juga: Pelatih Timnas Maroko Ungkap Alasan Gelandang Chelsea Hakim Ziyech Sangat Cocok di AC Milan
Dalam laga kontra Serbia itu Onana akhirnya digantikan oleh kiper berusia 29 tahun yang berkarier di Liga Arab Saudi, Devis Epassy.
Dan laga itu pun berakhir dengan Kamerun yang kebobolan tiga gol.
Masih beruntung hasil akhir dalam laga Kamerun kontra Serbia itu berakhir imbang 3-3.
Namun dengan hasil yang kurang memuaskan ini nyatanya tak menjadikan pelatih timnas Kamerun luluh dan kembali memainkan Onana di laga kedepan.
Hal ini disampaikan Fabrizio Romano usai laga tersebut.
Romano kembali mengupdate soal nasib sang kiper Inter Milan itu di Piala Dunia.
Ia menyebut bahwa Onana tak hanya absen di laga melawan Serbia itu, tapi juga dicoret dari skuad Kamerun.
Bahkan, Onana disebut sudah meninggalkan skuad Kamerun.
"Andre Onana memutuskan meninggalkan skuad secara permanen," tambah Romano.
"Dia tidak akan kembali, dikonfirmasi," tutup twit tersebut.
Baca juga: Piala Dunia 2022: Reaksi Cristiano Ronaldo ketika FIFA Berikan Golnya untuk Bruno Fernandes
Hal ini lantas menimbulkan pertanyaan, yakinkah sang pelatih tak akan menyesal dengan keputusan tersebut.
Bagaimana tidak, Andre Onana bisa dikatakan sebagai kiper yang cukup baik dalam menjaga gawangnya.
Bahkan Kiper Torino dan Serbia Vanja Milinkovic-Savic sempat memberikan pujiannya pada kiper Inter Milan itu.
Vanja Milinkovic-Savic menyebutkan bahwa Andre Onana punya kualitas yang menggila di samping dia memang gila, yang sudah dia tunjukan saat menjadi kiper utama Inter Milan.
“Saya pikir dia adalah penjaga gawang yang luar biasa, dia memiliki masa depan yang cemerlang di depannya. Dia berhasil menggantikan Handanovic, hari ini saya pikir dia lebih kuat dari pemain Slovenia itu,” kata pemain berusia 25 tahun itu.
Sebagai informasi, seperti mengutip TribunBengkulu, Andre Onana bergabung dengan Inter Milan dari Ajax dengan status bebas transfer musim panas lalu dan telah mencatatkan 13 penampilan untuk Nerazzurri di semua kompetisi, mengungguli veteran Samir Handanovic.
(TribunGorontalo.com)