PEMPROV GORONTALO

Jelang Akhir Tahun 2022, Pemerintah Gorontalo Masih Sempat Lahirkan 2 Perda

Kedua Ranperda tersebut yaitu Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), serta tentang Jasa Konstruksi.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Penjagub Gorontalo, Hamka Hendra Noer (kiri), menandatangani persetujuan bersama terhadap Ranperda Penyelenggaraan LLAJ dan Ranperda Jasa Konstruksi pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (28/11/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pada rapat paripurna dalam rangka pembicaraan tingkat II di ruang sidang DPRD Gorontalo, Senin (28/11/2022).

Kedua Ranperda tersebut yaitu Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), serta tentang Jasa Konstruksi.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo, kami menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dan Ranperda tentang Jasa Konstruksi untuk menjadi Peraturan Daerah,” kata Penjabat Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, dalam pendapat akhirnya pada rapat paripurna itu.

Hamka berharap setelah disetujuinya kedua Ranperda tersebut, bisa segera mendapatkan nomor registrasi Peraturan Daerah dari Kementerian Dalam Negeri sehingga secepatnya disosialisasikan kepada publik baik melalui kesempatan formal maupun informal.

Penjagub juga mengingatkan kepada seluruh perangkat daerah yang terkait untuk memahami dengan benar seluruh aturan yang tertuang dalam Peraturan Daerah itu.

“Setelah kedua Ranperda ini diundangkan, saya minta kepada perangkat daerah terkait tidak hanya menjadikannya dokumen formalitas semata. Pahami dengan benar apa yang sudah diatur di dalamnya dan dijadikan sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan,” tegas Penjagub Hamka.

Sebelumnya Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Penyelenggaraan LLAJ, Erwinsyah Ismail menjelaskan, pembentukan Perda tersebut bertujuan untuk mewujudkan pelayanan penyelenggaraan LLAJ yang aman, selamat, tertib, lancar, dan terpadu untuk memperlancar arus perpindahan orang atau barang. 

Tujuan lainnya adalah untuk menjangkau seluruh pelosok daerah, mendorong peningkatan perekonomian daerah, serta memajukan kesejahteraan masyarakat.

Sementara Wakil Ketua Pansus Ranperda Jasa Konstruksi, Ismail Alulu menjelaskan, pembentukan Perda itu bertujuan untuk mewujudkan tertib penyelenggaraan jasa konstruksi yang menjamin kesetaraan kedudukan antar pihak dalam menjalankan hak dan kewajiban. 

Ranperda Jasa Konstruksi juga dimaksudkan untuk mewujudkan peningkatkan partisipasi masyarakat di bidang jasa konstruksi di daerah. Advertorial (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved