Oknum Polisi Memaki Pendemo, Polda Gorontalo: Kami Meminta Maaf
Selanjutnya kata dia, pihak Propam Polda Gorontalo akan memeriksa lebih dalam video tersebut. Sekaligus akan memeriksa oknum polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/25112022_kabid-humas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Merespon video viral oknum Polda Gorontalo memaki pendemo, Kabid Humas Kombes Wahyu Tri Cahyono, meminta maaf.
Permintaan maaf itu ia sampaikan mewakili Polda Gorontalo kepada masyarakat.
“Dalam Video tidak jelas kata kata yang disampaikan anggota hingga dianggap memaki, namun demikian tentu kami meminta maaf apabila ada sikap ataupun perilaku anggota yang tidak semestinya dalam melayani massa aksi,” kata Wahyu.
Selanjutnya kata dia, pihak Propam Polda Gorontalo akan memeriksa lebih dalam video tersebut. Sekaligus akan memeriksa oknum polisi.
“Nanti biar nanti propam yang akan melakukan lidik terhadap anggota yang dimaksud,” ujar dia.
Sebelumnya, sebuah potongan video, viral di media sosial (medsos). Dalam video berdurasi 23 detik itu, seorang oknum polisi memaki demonstran.
Tidak jelas siapa yang merekam video tersebut, namun dipastikan adalah seorang mahasiswa yang ikut demonstrasi pada Selasa 22 November 2022.
Video tersebut viral, lantaran terdengar jelas oknum polisi itu memaki demonstran dengan kata tidak pantas.
Kata itu memang biasanya hanya digunakan oleh beberapa warga Gorontalo untuk memaki.
Kini, video polisi berpangkat Bripda itu tersebar di sejumlah platform, bahkan diunggah oleh seorang warga di halaman facebook milik Polda Gorontalo.
Respon masyarakat beragam. Ada yang mencibir oknum polisi tersebut. Hingga mempertanyakan sikap oknum polisi itu karena cepat terpancing emosi.
“Harusnya sabar, komadan. Jangan terpancing. Mereka (pendemo) hanya menyampaikan aspirasi,” tulis akun Agus Sus di halaman facebook. (*)