Minggu, 8 Maret 2026

Batu Hitam Gorontalo

Massa 500-an Orang Kembali Menuntut Kapolda Selesaikan Persoalan Batu Hitam Gorontalo

Informasinya, massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (AMPK) Gorontalo ini akan menggelar aksi di tiga wilayah; Bone Bolango, Kota Gorontalo, Ka

Tayang:
zoom-inlihat foto Massa 500-an Orang Kembali Menuntut Kapolda Selesaikan Persoalan Batu Hitam Gorontalo
TribunGorontalo.com
Massa aksi tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli keadilan (AMPK) Gorontalo aksi demonstrasi di depan Polda Gorontalo, Jumat (11/11/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Sedikitnya 500 pendemo akan kembali turun ke jalan hari ini. Ratusan massa ini menuntut kepolisian mengusut tuntas persoalan batu hitam Gorontalo

Informasinya, massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (AMPK) Gorontalo ini akan menggelar aksi di tiga wilayah; Bone Bolango, Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo

Informasinya, di Bone Bolango, massa aksi akan menggelar aksi di depan kantor Bupati, DPRD, kejaksaan, dan polres, serta kantor cucu anak perusahaan Bumi Resources, PT Gorontalo Minerals. 

Lalu di Kota Gorontalo, massa akan berkumpul di kampus I Universitas Negeri Gorontalo dan akan ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo, serta Pengadilan Negeri (PN). 

Selanjutnya akan ke Polda Gorontalo yang berlokasi di Kabupaten Gorontalo

Kali ini, massa meminta Kapolda Gorontalo memanggil investor batu hitam Gorontalo yang belum tersentuh hukum. 

Kemudian meminta agar para pihak yang terlibat membiayai pertambangan batu hitam Gorontalo, serta jadi ‘beking’ pertambangan. 

Massa juga akan meminta Kapolda Gorontalo memeriksa pria bernama Warsono yang diduga pembeli batu hitam Gorontalo. Tidak detil disebutkan soal Warsono. Namun koordinator aksi menyebut Warsono ini adalah saudara dari seorang WNA asal China.

Meminta Kapolda untuk turun bersama dengan massa aksi mengunjungi langsung lokasi barang batu hitam yang diduga merupakan milik dari Warsono.

“Tangkap Warsono, karena yang sebenarnya terduga provokator dari segala persoalan batu hitam,” tulis dalam surat pemberitahuan ke Polda Gorontalo tersebut, dikutip Kamis (17/11/2022). 

Masas aksi juga meminta PN Gorontalo independen dan tegas  menangani kasus 4 WNA yang kini diadili atas kasus batu hitam Gorontalo.

Batu hitam Gorontalo memang tengah banyak menimbulkan polemik akhir-akhir ini. Kandungan perut bumi pegunungan Bone Bolango ini bahkan telah menyeret 4 WNA diadili di pengadilan. 

Selain itu, para APH juga dituding terlibat jadi 'beking' persoalan ini. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved