Bahas Perdukunan, Begini Kata Buya Yahya saat Ditanya Pesulap Merah Apakah Sulap Itu Haram

Simak penjelasan Buya Yahya saat ditanya Marcel Radhival alias Pesulap Merah soal tudingan oknum dukun yang menyebut 'sulap juga haram'.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube PESULAP MERAH PRODUCTIONS
Marcel Radhival alias Pesulap Merah saat membahas perdukunan bersama Pendakwah Buya Yahya. Dalam kesempatan itu, Pesulap Merah bertanya kepada Buya Yahya perihal tudingan oknum dukun yang menyebut bahwa 'sulap juga haram'. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Marcel Radhival alias Pesulap Merah mendatangi Pendakwah Buya Yahya untuk membahas soal polemik perdukunan.

Polemik perdukunan diketahui memang telah melekat dengan nama Pesulap Merah yang kerap membuat konten tentang membongkar rahasia oknum dukun.

Saat bertemu dengan pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah itu, Pesulap Merah lantas menanyakan perihal tudingan oknum dukun yang menyebut sulap juga hal haram.

"Di konten saya kan, saya membongkar rahasia perdukunan pakai trik-trik sulap yang saya yakin itu pasti benar dukun-dukun ini pakai trik sulap," kata Pesulap Merah kepada Buya Yahya, seperti dilansir TribunGorontalo.com dari kanal YouTube PESULAP MERAH PRODUCTIONS, Minggu (23/10/2022).

Baca juga: Pernah Bersumpah Bakal Lapor Balik, Pesulap Merah Ungkap Alasan Belum Polisikan Gus Samsudin

Para oknum dukun yang tak terima rahasianya dibongkar Pesulap Merah lantas menyerang balik dengan menyebut 'sulap juga haram'.

"Terus para dukun-dukun ini bilang 'loh sulap itu juga haram'," lanjut Pesulap Merah.

Terkait hal yang dikeluhkan Pesulap Merah tersebut, Buya Yahya berkata bahwa:

"Sulap itu kalau dimaknai sebagai kecepatan tangan untuk menghibur orang, berarti orang sudah tahu kalau dia bakal dibohongi,"

Baca juga: Bakal Buktikan Jindan Tak Kebal di Ring Tinju, Pesulap Merah: Fakta Harusnya Menang

Buya Yahya mengungkapkan bahwa para santri di pondok pesantrennya pun terkadang juga bercanda menggunakan sulap.

Menurut Buya Yahya, sulap memang telah diketahui bahwa hal itu bukanlah kenyataan melainkan trik.

Sulap yang berbahaya, sebut Buya Yahya yakni yang telah mengatasnamakan keyakinan atau unsur gaib.

"Saya pun kadang-kadang di pondok, anak-anak guyonannya ada main sulap-sulapan tapi pasti bohong itu, jadi kalau orang tahu kalau dia berbohong berarti tidak bohong lagi dia. Yang berbahaya itu atas nama (gaib), ini yang enggak usah," jelas Buya Yahya.

Baca juga: Komentari Soal KDRT Lesti Kejora-Rizky Billar, Pesulap Merah: Minta Maaf, Bukan Malah Dibanting

Dengan demikian, Buya Yahwa menyatakan bahwa sulap yang dimaksudkan untuk menghibur adalah hal yang wajar.

"Jadi sulap itu kalau makna menghibur dengan cara yang tidak harus menghubung-hubungkan dengan keyakinan-keyakinan yang begitu, adalah hal yang wajar. Kecekatan tangan, keahlian dan sebagainya," ungkap Buya Yahya.

Lebih lanjut Buya Yahya menyebut bahwa sulap memang membohongi untuk menyenangkan penontonnya.

"Kalau enggak pakai teknik yang kayak begini, enggak unik, enggak asyik," sambung Buya Yahya sembari menggerakkan tangannya seolah-olah sedang melakukan trik sulap.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved