Liga Champions
Terancam Gugur di Liga Champions Pengaruhi Mental Pemain Barcelona Hadapi Real Madrid
Sergio Busquets menilai performa Barcelona di Liga Champions bisa memengaruhi mental timnya menghadapi Real Madrid di akhir pekan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapten-Sergio-Busquets.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sergio Busquets menilai performa Barcelona di Liga Champions, secara langsung memengaruhi mental timnya dalam menghadapi Real Madrid di akhir pekan.
Barcelona meraih hasil imbang 3-3 melawan Inter Milan di Stadion Sportify Camp Nou. Tiga hari ke depan Blugrana akan bertandang ke markas Real Madrid, Minggu (16/10/2022).
Real Madrid telah dipastikan lolos ke babak 16 besar Liga Champions, sementara Barcelona terancam degradasi ke Liga Eropa.
"Jelas ini bisa memengaruhi kami menjelang El Clasico. Kita harus mengangkat diri kita sendiri," kata Busquets kepada movistar+.
Di sisi lain, Pelatih Barcelona Xavi Hernandez menilai hasil imbang dengan Inter merupakan pukulan keras untuk Blaugrana.
“Pada titik ini, kami harus mempertimbangkan Real Madrid dan El Clasico. Kami harus beristirahat besok, sehingga kami dapat mencoba mengalahkan Real Madrid pada hari Minggu di Bernabeu," ujar Xavi dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip Marca.
Xavi merasa klubnya harus mengesampingkan Liga Champions, untuk mempertahankan tahta mereka di Liga Spanyol.
Gelandang veteran Barca mengakui skuad Barcelona begitu berat memenuhi tantangan di Liga Champions.
Blaugrana sejatinya hampir mengemas koper lebih cepat, andai Lewandowski tidak mencetak gol telat.
Kini nasib Barcelona bergantung pada laga Inter dan Viktoria Plzen.
Baca juga: El Clasico: Singgung Kemenangan 4-0, Xavi Hernandez Tak Khawatirkan Real Madrid
Jika Viktoria gagal mengalahkan Nerazzurri, Barcelona otomatis gugur, terlepas dari hasil mereka melawan Bayern Muenchen pada matchday berikutnya.
"Meskipun kami memiliki sedikit peluang, Anda tidak pantas bertahan di kompetisi, jika Anda tidak bisa mengalahkan Inter di kandang.
"Sulit, tapi kami punya sedikit harapan," jelas Xavi.
Pelatih 42 tahun itu yakin timnya akan pulih secara psikologis, sebelum melawat ke Madrid.
Dia ingin memenangkan pertandingan El Clasico guna mempertahankan posisi mereka di La Liga.
Saat ini, Barca masih unggul selisih gol di depan rival abadinya. Laga El Clasico akan menentukan raja klasemen Liga Spanyol. (*)