Liga 3 Gorontalo Terhenti, Dua Kiper Persidago Sasar Liga Tarkam
Penghentian Liga 3 Gorontalo itu membuat dua penjaga gawang Persidago, Pangestu Dwi Prasetyo dan Giffar Hambali cadan menyasar liga Tarkam.
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Dua-Kiper-Persidago.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pasca Insiden Stadion Kanjuruhan Malang, Liga 3 Gorontalo dihentikan sementara Asprov PSSI mulai 4 Oktober 2022.
Penghentian Liga 3 Gorontalo itu membuat dua penjaga gawang Persidago, Pangestu Dwi Prasetyo dan Giffar Hambali cadan menyasar liga antar kampung (Tarkam).
Menurut Pangestu, Ia mengambil liga Tarkam tersebut untuk melatih dirinya dalam performa di bawah mistar gawang.
"Kalau hanya sekadar Tarkam saya ambil, hitung-hitung untuk latihan," ungkap Pangestu kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (8/10/2022).
Beberapa klub dari liga Tarkam telah mengajaknya untuk bergabung.
Alasan Pangestu mengambil tawaran tersebut, karena belum mendapatkan performa terbaiknya.
"Karena belum ada Liga 3, jadi saya mengambil kesempatan itu," kata dia.
Dia bergabung bersama dua rekannya asal Sidoarjo.
Pangestu setuju Liga 3 gorontalo dihentikan Asprov PSSI Gorontalo, untuk menghormati korban meninggal di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Senada dengan Pangestu, kiper Persidago lainnya, Giffari Hambali mengatakan penghentian sementara Liga 3 sudah pantas, kondisi saat ini belum memungkinkan untuk melanjutkan kompetisi.
"Liga-liga saat ini belum boleh untuk dilanjutkan, makanya lebih bagus untuk diberhentikan sementara," kata Giffari.
Giffari telah ditawarkan untuk bergabung dengan salah satu klub peserta Danrem Cup dari Kelurahan Talumolo Kota Gorontalo.
"Untuk nama klubnya belum dibuat, nanti akan dirapatkan untuk pembuatan nama klub tersebut," ujarnya.
Alasan Giffari menyetujui tawaran tersebut, agar materi-materi telah diberikan oleh pelatih dapat diimplementasikan di liga Tarkam tersebut.
Karena, jika tubuh seorang kiper tidak dilatih secara terus menerus, maka nantinya tubuh itu akan kaku.
"Walaupun liga 3 ini terhenti, kita sebagai pemain harus melatih pergerakan tubuh kita," pungkasnya. (*)