Sabtu, 21 Maret 2026

MotoGP

Hugh Anderson Terima Penghargaan Hall of Fame MotoGP dan Kini Resmi Jadi Legenda

Hugh Anderson diketahui menerima medali saat dilantik dalam Hall of Fame MotoGP. Upacara penghargaan itu dipimpin Direktur Balap MotoGP Mike

Tayang:
zoom-inlihat foto Hugh Anderson Terima Penghargaan Hall of Fame MotoGP dan Kini Resmi Jadi Legenda
TribunGorontalo.com
Hugh Anderson resmi dilantiks sebagai legenda motoGP. Ia resmi bergabung dalam Hall of Fame motoGP. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Hugh Anderson, peraih juara dunia MotoGP dunia sebanyak empat kali, resmi jadi legenda. 

Melalui upacara khusus di negara asalnya, Selandia Baru, Hugh Anderson terima penghargaan Hall of Fame MotoGP pada 7 Oktober 2022 kemarin. 

Hugh Anderson diketahui menerima medali saat dilantik dalam Hall of Fame MotoGP. Upacara penghargaan itu dipimpin Direktur Balap MotoGP Mike Webb dan reporter pitlane Simon Crafar di Sirkuit Hampton Downs.

Upacara cukup meriah karena dihadiri oleh lebih dari 100 pembalap Selandia Baru, kerabat, serta anggota Klub Sepeda Motor Hamilton. Mereka memberi selamat kepada Anderson.

Melansir dari situs motoGP, penampilan Anderson pada GP yakni di 500cc dan 350cc pada tahun 1960. Ia berhasil naik podium di kelas 350cc, dan pada tahun 1962 ia menambahkan kelas 125cc dan 50cc. 

Pada tahun 1963, Hugh Anderson jadi rider untuk Kejuaraan Dunia 125cc dan 50cc, dan ia menjadi Juara di keduanya di tahun yang sama.

Ia lalu melanjutkan untuk mempertahankan mahkota 50cc pada tahun 1964 untuk membuat gelar back-to-back dan ketiga dalam pertarungan gelar 125cc.

Baca juga: Legenda MotoGP Phil Read Wafat, Ia Meninggalkan 5 Anak

Untuk sekali lagi ia mampu menunjukkan kecepatan yang serius. Pada tahun 1965 ia mendapatkan kembali mahkota 125cc dan ketiga di kelas 50cc.

Anderson pensiun pada tahun 1966 setelah meraih 25 kemenangan Grand Prix yang mengesankan dan empat gelar hanya dalam enam tahun, dan sekarang diakui sebagai Legenda MotoGP.

"Saya sangat berterima kasih kepada Dorna karena menjadikan saya Legenda MotoGP. Merupakan suatu kehormatan bagi karier dan Kejuaraan Dunia saya untuk diakui di Hall of Fame, dan saya ingin berterima kasih kepada Dorna dan Carmelo, dan semua keluarga saya.” ungkap Hugh Anderson pada kesempatan tersebut 

Hugh juga berterima kasih kepada para kerabatnya serta pendukungnya karena ia bisa jadi legenda, tentu berkat dukungan mereka. 

“Saya juga sangat berterima kasih untuk menyelenggarakan upacara ini di Selandia Baru, ini adalah hari yang sangat istimewa." kata dia. 

Ucapan terima kasih disambut oleh CEO Dorna Carmelo Ezpeleta. Meski hanya melalui tautan video, CEO Dorna Carmelo Ezpeleta mengungkapkan permohonan maaf tidak bisa hadir langsung dalam upacara pelantikan tersebut.

Baca juga: MotoGP 2022 Sisa Tiga Balapan Besar, Marc Marquez Optimis Ducati Menang

Meski begitu kata dia, suatu kehormatan bisa menominasikan Hugh Anderson sebagai Legenda MotoGP serta menjadikannya sebagai bagian dari Hall of Fame MotoGP.

“Saya ingat Anda membalap di Kejuaraan, karena saya juga cukup tua untuk mengingatnya! Ini adalah kesenangan besar bagi kami, dan saya berharap dapat melihat Anda segera , dan untuk melihat Anda bersama kami sebanyak yang Anda bisa.” ungkap CEO Dorna Carmelo Ezpeleta melalui tautan video. 

Pada hari yang bahagia itu, CEO Dorna Carmelo Ezpeleta juga turut mengucapkan belasungkawa untuk legenda MotoGP Phil Read. “kami akan selalu menghargai para pembalap yang karirnya membuka jalan bagi olahraga kami untuk menjadi seperti sekarang ini.” tukas dia. 

Hugh Anderson menjadi legenda MotoGP dan kini namanya bersanding dengan lengenda motoGP lainnya seperti Giacomo Agostini, Mick Doohan, Geoff Duke, Wayne Gardner, Mike Hailwood, Daijiro Kato, Eddie Lawson, Anton Mang, Angel Nieto, Wayne Rainey, Phil Read, Jim Redman, Kenny Roberts, Kenny Roberts Jr, Jarno Saarinen, Kevin Schwantz, Barry Sheene, Marco Simoncelli, Freddie Spencer, Casey Stoner, John Surtees, Carlo Ubbiali, Alex Crivillé, Franco Uncini, Marco Lucchinelli, Randy Mamola, Kork Ballington, Dani Pedrosa , Stefan Dörflinger, Jorge Martinez, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Max Biaggi, Luigi Taveri dan mendiang Nicky Hayden.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved