BNNP Temukan Penumpang Pesawat Garuda Gorontalo Positif Psikotropika

Tes urine yang dilakukan pada Jumat (7/10/2022) di Bandar Udara Djalaludin Gorontalo, Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

TribunGorontalo.com/free
Dari 45 sampel yang dilakukan tes urine oleh pihak BNNP Gorontalo, ditemukan satu sampel urin yang positif mengandung Benzodiazepin. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Gorontalo temukan satu penumpang pesawat Garuda positif psikotropika pada hasil tes Urine.

Tes urine yang dilakukan pada Jumat (7/10/2022) di Bandar Udara Djalaludin Gorontalo, Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Dari 45 sampel yang dilakukan tes urine oleh pihak BNNP Gorontalo, ditemukan satu sampel urin yang positif mengandung Benzodiazepin.

Benzodiazepin (BZO) sendiri masuk kedalam narkoba yang merupakan jenis obat golongan psikotropika yang memiliki efek sebagai penenang.

Lee Candra Wahadji Kepala Bagian Umum BNNP Gorontalo membenarkan adanya temuan satu sampel urin yang positif benzodiazepin yang tergolong dalam obat golongan psikotropika.

Baca juga: BNNP Gorontalo Kerja Sama dengan Bandara Djalaludin dalam Pengungkapan Penyelundupan Narkoba

“Memang saat ini tidak ada penyalahgunaan narkotika, namun salah satu penumpang saat kami konfirmasi memang meminum salah satu obat itu atas dasar resep dokter,” ungkap dia. 

Lee Candra menambahkan, bahwa yang bersangkutan mempunyai riwayat kecemasan yang tinggi yang mengharuskan dia untuk mengkonsumsi obat obat tertentu berdasarkan resep dokter.

“Rasa cemas berlebih, makanya saat mau take off dia harus mengkonsumsi itu agar menghilangkan kecemasan tersebut,” ujar Lee Candra.

“Menurut keterangan yang bersangkutan penggunaan obat tersebut sudah lama dikonsumsi, namun tidak sering dikarenakan untuk mendapatkan obat tersebut dia harus ke dokter dan harus menerima resep apabila mengalami kecemasan berlebih,” kata dia. 

Otoritas terkait pun akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut di klik pratama BNNP Gorontalo terhadap salah satu penumpang yang didapat mengkonsumsi obat yang mengandung benzodiazepin.

“Tadi sudah saya sampaikan ke yang bersangkutan, pada minggu depan, senin sampai jumat akan kami tunggu pada klinik pratama BNNP Gorontalo untuk diadakan  assessment lebih lanjut,” tutup Kabag Humas BNNP Gorontalo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved