Askab PSSI Gorontalo Akan Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Gorontalo, Sunarto Tangahu mengatakan bakal menggelar doa bersama untuk memperingati korban tragedi di Stadion
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Askab-PSSI-Gorontalo-Sunarto-Tangahu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Gorontalo, Sunarto Tangahu mengatakan bakal menggelar doa bersama untuk memperingati korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).
Dalam wawancara bersama TribunGorontalo.com, seusai pertandingan Liga 3 Gorontalo, Sunarto mengatakan turut berbelasungkawa kepada pihak korban dan keluarga insiden Kanjuruhan.
"Kami akan berdoa bersama-sama, agar mereka ditempatkan di sisi Allah," kata Sunarto.
Diketahui, peristiwa itu jadi perhatian seluruh dunia, bahkan klub La Liga mengheningkan cipta sebelum pertandingan dimulai. Tak terkecuali Liga 3 Gorontalo.
Seperti pertandingan antara Persidago vs Muara Tirta, dimana kedua tim menundukan kepala mereka selama kurang dari lima menit untuk menghormati korban tragedi Kanjuruhan, Senin (3/10/2022).
Romy Malanua, Pelatih Kepala Persidago, klub Liga 3 Gorontalo, mengungkapkan kesedihannya atas kejadian menimpa Liga 1 Indonesia.
Menurut eks Direktur Teknik Persidago itu seluruh suporter harus mengutamakan kedewasaan dalam mendukung tim unggulannya.
Karena kedewasaan para pendukung salah satu faktor sepak bola di tanah air bisa maju ataupun berkembang.
Laga Persidago vs Muara Tirta FC dimulai dengan hening cipta untuk para korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Baca juga: Eks Kapten Real Madrid dan Achraf Hakimi Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
"Suporter harus profesional menerima kekalahan dimana pun tim itu bertanding," ucapnya.
Romy pun berharap kedepannya musibah seperti itu tak akan terjadi lagi.
Baginya, tragedi ini sangat mencemarkan nama baik sepak bola di Indonesia.
"Begitu banyak korban yang meninggal, insyaallah para korban husnul khotimah," tandasnya. (*)