Disebut Mata Duitan, Thibaut Courtois Tunjukkan Tato UCL kepada Fans Atletico Madrid
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois tak luput dari tajamnya lidah penggemar Ateltico Madrid di Wanda Metropolitano.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Thibaut-Courtois-dicemooh-fans-Atletico-Madrid.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois tak luput dari tajamnya lidah penggemar Atletico Madrid di Wanda Metropolitano.
Saat semua mata tertuju pada kegaduhan aksi rasis fans Atletico Madrid terhadap Vinicius Jr, media GOL menangkap momen Courtois diolok-olok fans tim rival sekota Real Madrid tersebut.
Courtois hanya membalas semua perkataan pria di tribun penonton itu dengan senyuman. Ia terus pemanasan di dekat gawang, namun fans Atletico terus menggodanya.
"Hei, hei. Courtois mata duitan..mata duitan, lihat sekali lagi," teriak pria paruh baya mengenakan jersi tandang Atletico.
Kiper berjuluk the Belgian Wall menghiraukannya. Tak lama kemudian Ia menunjukkan tato di lengan kirinya.
Ekspresi pria tersebut berubah, dan Courtois memilih kembali ke lapangan.
Diketahui, tato itu bergambar tropi Liga Champions, dimenangkan Los Blancos musim lalu.
Courtois menato dirinya, sebagai penanda tropi UCL pertamanya.
Bukan rahasia lagi, Courtois juga termasuk pemain dibenci fans Atletico Madrid.
Courtois sempat menghabiskan tiga musim berstatus pinjaman di Atletico.
Kiper berpostur jangkung itu bagian dari kesuksesan Los Rojiblancos menembus final Liga Champions tahun 2014.
Namun, impian Atleti memenangkan Liga Champions perdana mereka harus dikubur Los Blancos.
Sempat unggul 1-0 hingga menit akhir waktu normal, harapan para penggemar Atleti seketika buyar saat Sergio Ramos mencetak gol dari tendangan sudut di injury time.
Real Madrid besutan Carlo Ancelotti itu pun mengalahkan Atletico secara telak di babak extra time.
Dihapus dari Legenda Atleti
Setelah pertandingan final di Paris, Courtois menyatakan superioritas Real Madrid di depan media.
"Saya memberi tahu teman-teman saya kemarin bahwa jika Real Madrid bermain di final, mereka memenangkannya. Saya berada di sisi sejarah," ujar Courtois dikutip TribunGorontalo.com dari DailyMail.
Baca juga: Pemain Real Madrid Balas Arogansi Fans Atletico Madrid: Rodrygo Menari, Fede Meditasi
Sontak pernyataan Courtois itu memicu reaksi fans Atletico menuntut presiden untuk mencabut plakat Thibo Courtois sebagai legenda Atletico Madrid.
Enrique Cerezo, presiden klub, kemudian memberikan persetujuannya, menyusul desakan para penggemar.
"Jika Anda ingin mencabut plakat Courtois, pergilah dengan sekop dan lepaskan," ujar Enrique dikutip dari Marca.
Hanya beberapa jam setelah itu,beredar di seluruh media sosial plakat Courtois telah dilepas dari ubin.
Kiper Belgia itu pun membalasnya dengan memposting tweet memegang trofi Liga Champions "'Hala Madrid #Champ14ns"
(TribunGorontalo.com)