3 Alasan Karir Marco Asensio di Real Madrid Sudah Berakhir

Pelatih Real Madrid lebih pilih memasukkan Carvajal, membuat Asensio tak terima. Ia melempar rompi dan menendang tanah

Penulis: Fajri A. Kidjab | Editor: Fajri A. Kidjab
Twitter
Marco Asensio tertangkap kamera ngambek saat pertandingan Real Madrid vs Mallorca, Minggu (11/9/2022) malam. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Marco Asensio tertangkap kamera ngambek di bangku cadangan Real Madrid.

Pelatih Real Madrid lebih pilih memasukkan Carvajal, membuat Asensio tak terima. Ia melempar rompi dan menendang tanah, setelah mengambil pemanasan.

Bahkan, saat Real Madrid tengah unggul 3-1, wajah Asensio masih tampak kesal.

Asensio kesal
Marco Asensio kesal tak dimainkan

Seusai pertandingan, Carlo Ancelotti mengaku mengerti keadaan Asensio.

Pelatih Los Blancos mengatakan, Asensio tidak diturunkan, karena Lucas Vasquez cedera.

"Saya paham dengan kemarahan Marco. Saya mengerti alasan kenapa dia marah," jelas Ancelotti.

Pilihan terakhir

Asensio musim ini belum mencatatkan satu pun penampilan sebagai starter di La Liga atau Liga Champions.

Dilansir dari AS, pemain 26 tahun jadi pilihan terakhir Ancelotti dalam daftar prioritas pemain sayap.

Dia kini di belakang Vinicius Jr, Fede Valverde, Rodrygo dan Hazard.

Cedera mengubah dirinya

Asensio bukanlah atlet pertama yang mengalami cedera ligamen anterior dan kemudian kembali sebagai pemain berbeda.

Permainannya berubah sebagai akibat dari sedikit kehilangan kecepatan yang membuatnya menonjol.

Asensio cedera
Marco Asensio cedera

Baca juga: Real Madrid Kembali ke Puncak Klasemen La Liga: Ruediger dan Rodrygo Killing the Game

Itu turun menjadi 3,03 dribel per 90 menit pada 2021/22, dari 5,13 di musim 2018/19  berdasarkan data Sam Leveridge.

Asensio bukan lagi pemain yang bisa menembus pertahanan dan maju dengan cepat.

Dia mengurangi tekanan untuk membantu dalam satu gol dan mencetak gol lain hanya dalam 16 menit melawan Valencia setelah diperkenalkan untuk pertama kalinya dalam hampir 12 bulan.

Sang pemain harus merebut kembali tempat utama, karena kedatangan Vinicius, Rodrygo, dan Eden Hazard.

Disaat pemain baru semakin berkembang dan naik tangga preferensi, Asensio semakin sulit untuk merebut kembali posisinya.

Ingin hengkang

Kesulitan merebut kembali tempat di tim utama memicu keinginan sang pemain hengkang.

Agennya dilaporkan beberapa media mencari klub terbaik untuknya.

Asensio dan Carlo
Marco Asensio dan Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti pun tak menampik isu Marco Asensio mempertimbangkan pergi musim panas ini.

Asensio pernah dilirik Manchester United sebagai opsi, apabila mereka gagal mendapatkan Anthony.

"Marco sedang melihat hal-hal untuk melihat apakah dia bisa pergi," kata Ancelotti dikutip dari AS.

"Jika dia tidak pergi, dia akan 100 persen menjadi pemain Madrid."

Kontrak Asensio akan berakhir 30 Juni 2023.

Jika meninjau situasinya, mantan pemain Mallorca ini kemungkinan akan pergi secara gratis musim panas tahun depan.


(TribunGorontalo.com)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved