Aksi 9 September Gorontalo

Demo 100-an Mahasiswa Gorontalo Dikawal 1.450 Polisi

Titik aksi di Bundaran Saronde atau Bundaran HI, tepat di persimpangan jalan Nani Wartabone, Jln HB Jassin, dan Jln Cendrawasih, Kota Gorontalo

Penulis: Wawan Akuba | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM/WawanAkuba
1.450 polisi mengawal 100-an mahasiswa di Bundaran Saronde, Kota Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Aksi demonstrasi 100-an mahasiswa Gorontalo dikawal 1.450 Polisi, Jumat (9/9/2022).

Massa aksi dari Aliansi Merah Putih ini, berorasi terkait protes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). 

Titik aksi di Bundaran Saronde atau Bundaran HI, tepat di persimpangan jalan Nani Wartabone, Jln HB Jassin, dan Jln Cendrawasih, Kota Gorontalo

"Pemerintah mengorbankan masyarakat hanya demi menaikan harga BBM subsidi," teriak orator dari mobil komando.

Satu dari lima orator itu bernama Zakaria alias Jack. Ia meminta Pemerintah RI mendengar suara mahasiswa dari Gorontalo.

Ia menyamakan kebijakan pemerintah serupa kebijakan di masa Firaun.

Firaun adalah gelar untuk raja-raja Mesir kuno dari Dinasti Pertama sampai aneksasi terhadap Mesir oleh Kekaisaran Romawi pada 30 SM.

Kebijakan Firaun kerap dianggap menindas rakyat. Pemerintah RI pun kata Jack, serupa Firaun.

Terpantau di lokasi aksi, kepolisian menyiagakan 2 mobil watercanon, 1 mobil pemadam kebakaran, 1 mobil Raisa (pengurai massa). 

Serta, polisi juga memasang kawat berduri di sekeliling stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina. 

SPBU ini hanya berjarak sepelemparan batu dari Bundaran Saronde. 

Polisi menjaga agar massa tak memasuki SPBU ini. Satu mobil kepolisian disiagakan di dalam SPBU.

Diketahui, ini adalah aksi kedua dari Aliansi Merah Putih. Aksi pertama pada 6 September 2022 lalu.

Aksi pertama sempat pecah. Ricuh antara mahasiswa dan polisi. Lima mahasiswa dilarikan ke RS, satu anggota polisi juga dilarikan ke RS. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved