Aksi 9 September Gorontalo

Breaking News: Antisipasi Aksi Demo Aliansi Merah Putih, SPBU Nani Wartabone Dipasangi Kawat Berduri

Kepolisian Gorontalo memasang kawat berduri di sekeliling SPBU Nani Nani Wartabone, Kota Gorontalo, Jumat (9/9/2022).

Penulis: Wawan Akuba | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Wawan Akuba
Personil kepolisian Gorontalo memasang kawat duri di titik lokasi aksi mahasiswa, Jumat (9/9/2022) pukul 15.00 Wita. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kepolisian Gorontalo memasang kawat berduri di sekeliling SPBU Nani Nani Wartabone, Kota Gorontalo, Jumat (9/9/2022).

Kawat berduri dipasang sebelum salat Jumat. Sejumlah polisi tampak bersiaga di SPBU tersebut. 

Menurut otoritas kepolisian, pemasangan kawat berduri sebagai antisipasi risiko aksi demonstrasi Aliansi Merah Putih.

Diketahui, hari ini Aliansi Merah Putih akan turun aksi protes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Sedikitnya 20-an organisasi mahasiswa (ormawa) Gorontalo, mengonformasi ikut dalam aksi protes ini.

Ini adalah aksi kedua setelah 6 September 2020 kemarin. Aliansi Merah Putih saat itu sempat membuat polisi kerepotan.

Aksi pecah dan ricuh. Setidaknya lima mahasiswa dilaporkan terluka, sementara satu personel polisi dilarikan ke RS. 

Saat ini terpantau ratusan personel polisi bersiaga di kawasan Bundaran Saronde, Kota Gorontalo. 
Juga disiagakan sedikitnya 3 mobil water canon, 1 mobil barracuda, dan 4 mobil dalmas polisi. 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved