Menang Telak Kontra Likot FC, Romy Malanua Tidak Puas Performa Lini Belakang Persidago

Persidago berhasil meraih tiga poin dari lawannya Likot Fc di laga ke dua liga 3 zona gorontalo, Senin (5/9/2022) sore.

TribunGorontalo.com/Husnul Puhi
Romy Malanua, Direktur Teknik Persidago 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Persidago berhasil meraih tiga poin melawan Likot FC di laga kedua liga 3 zona Gorontalo, Senin (5/9/2022) sore.

Persidago menang telak 9-0 atas tim rival se-Kabupaten Gorontalo itu.

Terlepas dari rekor gol terbanyak, Direktur Teknik Persidago Romy Malanua mengaku tidak puas.

"Itu bukan hitungan saya, kami masih banyak kekurangan," ungkap Romy kepada TribunGorontalo.com, Senin (5/9/2022).

Menurut Romy, kekurangan paling banyak di lini bertahan Persidago, terutama saat lawan transisi (serangan balik).

"Ketika lawan menyerang balik, masih banyak lini-lini kosong dari Persidago," ujar Romy.

Romy mengatakan, akan mengevaluasi kekurangan bersama staf pelatih Laskar Menara, karena pertandingan selanjutnya Persidago akan menghadapi lawan lebih tangguh.

Mantan pelatih Persidago itu menilai, stamina para pemain Likot FC tidak cukup baik, sehingga Persidago bisa mencetak sembilan gol.

Pada pertandingan Liga 3, Persidago menggunakan pakem 4-3-3, mengandalkan serangan melebar.

Strategi ini ditopang kecepatan (pace) penyerang Persidago.

Romy Malanua Persidago
Romy Malanua di tengah para pemain Persidago

Alasan staf pelatih menggunakan formasi tersebut, karena melihat ketidaksiapan tim-tim yang akan di lawan.

"Kebanyakan lawan kita itu persiapannya ketika sudah mulai hari H pelaksanaan, itu yang kita manfaatkan," tegas Romy.

Romy berharap Persidago melanjutkan trend positif ini.

"Insya Allah, kita bisa menjadi juara grup dan bisa lolos ke putaran nasional di musim ini," tutup Romy. (*)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved